Ekonomi

Upaya Aice-GP Ansor Budayakan Penggunaan Masker Medis

Beberapa waktu terakhir ini, telah terjadi banyak peningkatan kasus Covid -19.


Upaya Aice-GP Ansor Budayakan Penggunaan Masker Medis
Kegiatan distribusi lima juta masker medis yang GP Ansor lakukan bersama Aice Group dan Kantor Staf Presiden (KSP) di 20 kota Indonesia (Dok AICE)

AKURAT.CO  Beberapa waktu terakhir ini, telah terjadi banyak peningkatan kasus Covid -19. Hal ini dikarenakan tingginya mobilitas masyarakat selama libur lebaran. Dimana peningkatan ini diprediksi masih akan terjadi selama beberapa minggu ke depan.

Pemerintah pun terus mengingatkan masyarakat untuk melakukan isolasi mandiri setelah kembali dari mudik dan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan khususnya menggunakan masker.

Imbauan ini juga telah banyak dilakukan oleh kalangan aktivis kemanusiaan yang juga melakukan kampanye dan distribusi masker medis yang juga mengingatkan semua pihak tetap waspada atas potensi lonjakan kasus termasuk banyaknya ‘bencana ganda’ dari covid-19 serta potensi gempa, banjir besar dan bencana alam lainnya di 2021 ini. Dimana Indonesia ini merupakan wilayah yang rentan dengan bencana alam.

“Dalam masa pandemi kita sudah menghadapi banyak bencana ganda pandemi dan bencana alam. Gunung Merapi, Semeru, gempa Sulbar, Banjir Kalsel dan banyak bencana alam yang terjadi di Indonesia mengakselerasi penyebaran covid-19 di banyak daerah. Tak ada jalan lain, stok masker medis secara masif perlu disiapkan Pemerintah dan semua pihak bukan saat bencana. Cadangan besar justru harus kita siapkan sebelum bencana terjadi,” jelas aktivis kemanusiaan Faisal Saimima di Jakarta, Rabu (9/6/2021) ini.

Pria yang juga aktif di Satkornas dan Ketua Pimpinan Pusat GP Ansor ini menjelaskan bahwa seringkali kalangan aktivis menemui kenyataan kurangnya stok masker medis berkualitas dalam jumlah besar saat terjadinya bencana.

Bukan tanpa alasan ia menyampaikan peringatan tersebut. Faisal yang sudah setahun terakhir melakukan kampanye distribusi puluhan juta masker medis, Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga kesehatan, serta berbagai bahan pokok kepada masyarakat kerap menemui keprihatinan yang sama.

Dalam kegiatan distribusi lima juta masker medis yang GP Ansor lakukan bersama Aice Group dan Kantor Staf Presiden (KSP) di 20 kota Indonesia, para aktivis membangun gerakan pentahelix yang terdiri dari banyek elemen pemangku kepentingan. Tidak main-main, gerakan ini melibatkan puluhan Pemerintah Daerah, ratusan ormas dan organisasi kampus serta keagamaan, hingga ratusan media massa nasional dan daerah.

“Menangani bencana untuk negeri sebesar kita haruslah dengan menghimpun dukungan semua pihak. Gerakan pentahelix yang kami jalankan bersama Aice Group sudah membuktikan bahwa kombinasi dukungan swasta, pemerintah, dan banyak helix lain telah membantu gerakan Banser Ansor dan Aice dalam menjalankan misi kemanusiaan bersama. Bukan hanya untuk mengurangi dampak bencana fisik, tapi juga mengurangi potensi penularan covid-19,” jelas Faisal.

Gerakan pentahelix ini membagikan jutaan masker medis ke masyarakat bawah yang paling rentan terpapar virus covid-19. Jutaan masker medis SHIELD-Aice ini mereka bagikan ke belasan unsur masyarakat seperti petugas kebersihan, organisasi keagamaan, rumah ibadah, petugas pemakaman, pelajar, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, dan elemen masyarakat kelas bawah lainnya.

Denny Iswanto

https://akurat.co