Olahraga

Untuk Kalahkan Fury, Joshua Harus Agresif Sejak Awal

Laga yang bakal mempertaruhkan seluruh gelar antara Anthony Joshua dan Tyson Fury disebut-sebut dijadwalkan pada Juni mendatang.


Untuk Kalahkan Fury, Joshua Harus Agresif Sejak Awal
Petinju kelas berat asal Inggris, Anthony Joshua saat merayakan kemenangannya atas Kubrat Pulev (DAILYSTAR)

AKURAT.CO, Mantan petinju kelas berat yang pernah menjadi rekan latih tanding (sparring partner) juara dunia WBC Tyson Fury, Dave Allen, mengingatkan Anthony Joshua untuk lebih agresif sejak awal pertarungan menghadapi teman latihannya itu.

Hal tersebut disampaikan Allen sehubungan dengan berjalannya negosiasi pertarungan antara Joshua yang saat ini memiliki empat sabuk, yakni IBF, WBA, WBO, dan IBO, dan Fury. Laga yang bakal mempertaruhkan seluruh gelar tersebut disebut-sebut dijadwalkan pada Juni mendatang.

“Anda (Joshua) harus menjatuhkan Fury sejak awal. Jangan biarkan dia masuk ke dalam irama. Anda memukul dengan berat dan Anda melakukannya sejak awal,” ucap Allen sebagaimana dipetik dari Boxing Scene.

Allen menganjurkan Joshua untuk melepaskan pukulan yang mengarah ke tubuh alih-alih ke kepala. Allen, yang merupakan petinju asal Inggris berusia 28 tahun dengan rekor 25 pertarungan (delapan belas menang dan lima kekalahan), menyebut pukulan Joshua yang berat membuatnya unggul selangkah ketimbang Fury.

“Anda harus mencari dada Tyson. Anda jangan mengincar kepala Tyson dengan jab, Anda tidak bakal mengenainya. Sekali Anda memukul dadanya dengan jab yang solid, hook kiri atau kanan Anda mengikuti. Jika Joshua memukulnya, pertandingan selesai,” kata Allen.

“Saya tidak merasa Tyson Fury bakal menang, tetapi ketika Anda memukul sekeras Anthony Joshjua, Anda punya peluang.”

Pelatih veteran, Don Charles, sependapat dengan Allen. Pelatih yang pernah bekerja dengan Derek Chisora tersebut menganggap serangan agresif sejak awal akan mencegah Fury masuk ke dalam strategi pertarungan yang diinginkannya.

“Serangan yang terhitung. Usahakan menghindarkan gerakan Anda ke dalam jarak untuk bisa melepaskan (pukulan) ringan, kombinasi cepat. Saya akan meninggalkan kepala, jangan incar (posisi) manapun di dekat kepala, sulit untuk memukul Fury di kepala,” kata Charles.

“Saya bakal mengincar tubuh dan AJ (sapaan Anthony Joshua) lebih dari sekadar mampu melakukannya. Dia harus benar-benar melakukan pertarungan fisik. Dia tidak bisa melawan Fury dalam pertandingan bertinju (saja).”

Dengan lima sabuk juara dunia yang akan dilemparkan ke atas meja pertaruhan, pertarungan Fury dan Joshua diperkirakan bakal menjadi yang terbesar, terutama secara ekonomi, sepanjang sejarah. Saat ini para promotor sedang mencari lokasi yang tepat dengan Inggris dan Timur Tengah sebagai beberapa pilihan.[]