Tech

Unik! Unila Luncurkan Mobil Listrik Pertama yang Dirakit dengan Serat Alam

Kecepatan maksimumnya mencapai 45 km/jam dengan jarak tempuh sekitar 100-150 km.


Unik! Unila Luncurkan Mobil Listrik Pertama yang Dirakit dengan Serat Alam
Peluncuran mobil listrik Electric Vehicle Unila (EVU) 01, Rabu (12/1/2022). (unila.ac.id)

AKURAT.CO Universitas Lampung (Unila) meluncurkan mobil listrik pertama menggunakan bahan serat alam atau green composite bernama Electric Vehicle Unila (EVU) 01. Dengan menggunakan green composite membuat sasis mobil listrik ini menjadi lebih ringan. Bahkan, kesederhanaan rancangannya memungkinkan mobil listrik Unila dibangun hanya dalam waktu kurang dari dua bulan.

Pembuatan prototipe mobil listrik tersebut dipimpin langsung oleh Martinus, Dosen Teknik Mesin Unila, dengan anggota tim lintas bidang, yaitu Meizano Ardhi Muhammad (Teknik Informatika), Sri Ratna Sulistiyanti (Teknik Elektro), Akhmad Riszal (Teknik Mesin), Ahmad Yahya T.P. (Teknik Mesin), Ahmad Yonanda (Teknik Mesin), dan Gita Paramita Djausal (Administrasi Bisnis).

Selain itu, tim ini juga melibatkan para mahasiswa lintas jurusan dalam penelitian dan pembuatannya. Penggunaan serat alam membuat EVU 01 menjadi berbeda dari banyak mobil listrik yang sudah ada.

baca juga:

Ketua Tim Mobil Listrik Martinus mengatakan, pemilihan serat alam ini karena umumnya dinilai sebagai limbah oleh masyarakat dan masih terbatas pemanfaatannya.

"Negara kita memiliki serat alam dan jumlahnya luar biasa banyak. Namun, pemanfaatannya masih terbatas. Rata-rata hanya digunakan sebagai bahan kompos. Jadi, prototipe mobil listrik ini adalah salah satu contoh penggunaan serat alam meskipun masih belum sempurna," kata Martinus, dilansir dari laman Unila.

Mobil listrik EVU 01 sendiri dibekali power 3kW dengan torsi Nm, gear ratio 1:10 dan 1:20, serta memiliki berat 400 kg. Mobil listrik ini memiliki kecepatan maksimum 45 km/jam dengan jarak tempuh sekitar 100-150 km. Sementara, bodi mobil terbuat dari rami dan daun bambu, serta joknya menggunakan serat kelapa.

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unila Asep Sukohar di sela-sela peluncuran mengatakan bahwa, proses pembuatan EVU 01 telah melewati waktu cukup panjang. Keberhasilan peluncuran mobil listrik ini tidak lepas dari dukungan seluruh pimpinan Unila dan berbagai pihak yang terlibat.

"Harapannya ke depan, pengembangan mobil listrik Unila tidak berhenti di sini, tapi tetap berlanjut dengan menyempurnakan dan melengkapi kekurangan yang ada," harap Asep.