News

Unik, Kota di Alaska Ini Tak Akan 'Berjumpa' dengan Matahari selama 66 Hari

Unik, Kota di Alaska Ini Tak Akan 'Berjumpa' dengan Matahari selama 66 Hari


Unik, Kota di Alaska Ini Tak Akan 'Berjumpa' dengan Matahari selama 66 Hari
Cakram matahari sama sekali tak terlihat di kota Utqiagvik, Alaska, selama 66 hari ke depan (CNN)

AKURAT.CO, Matahari terbenam pukul 13.30 pada Rabu (18/11) di kota paling utara Amerika Serikat (AS) dan tak akan terbit lagi selama 66 hari ke depan.

Bagi warga kota Utqiagvik, Alaska, fenomena 'malam kutub' (polar night) hanyalah hal yang biasa. Ini biasa terjadi setiap tahunnya. Menurut Badan Cuaca Nasional di Fairbanks pada Rabu (18/11), mereka baru bisa 'berjumpa' lagi dengan matahari pada 23 Januari.

Sebagian warga pun mempersiapkan diri dengan minum suplemen vitamin D atau mengandalkan 'cahaya bahagia' yang meniru terangnya siang hari, menurut Carson Frank dari Universitas Alaska kepada USA Today.

Malam kutub terjadi setiap musim dingin karena kemiringan sumbu bumi dan sama sekali tak ada cakram matahari yang terlihat di atas cakarawala. Fenomena ini hanya terjadi di dalam lingkaran kutub. Uniknya, kondisinya tidak gelap total, menurut ahli meteorologi Danielle Banks dari The Weather Channel.

"Ada beberapa jam setiap hari dengan cukup cahaya. Namun, warga yang tinggal di sini secara teknis melihat matahari terbenam terakhir mereka hingga tahun 2021," terangnya, dilansir dari USA Today.

Utqiagvik bukan satu-satunya kota di Alaska yang mengalami fenomena tersebut. Namun, kota ini menjadi yang pertama mengalaminya karena letaknya paling jauh di utara. []