News

Unggah Foto Sex Toy dari Museum Belanda, Selebgram Turki Diseret ke Pengadilan

Seorang selebgram Turki dituntut pengadilan di negaranya karena mengunggah foto sex toy yang dibelinya dari Museum Seks di Amsterdam, Belanda.


Unggah Foto Sex Toy dari Museum Belanda, Selebgram Turki Diseret ke Pengadilan
Merve Taskin menghadapi tuduhan cabul di Turki setelah mengunggah foto mainan seks dari Museum Seks di Amsterdam, Belanda. (MERVE TASKIN)

AKURAT.CO, Seorang selebgram ternama Turki mengaku telah dituntut pengadilan di negaranya karena mengunggah foto sex toy atau mainan seks yang dibelinya dari Museum Seks di Amsterdam, Belanda.

Diwartakan BBC hingga Daily Mail, Merve Taskin yang berusia 23 tahun membagikan beberapa foto sex toy selama perjalanan ulang tahunnya ke Belanda Januari tahun lalu. Oleh Taskin, unggahan foto itu dianggap sebagai 'lelucon'. Namun, bagi pemerintahan Turki, foto itu dianggap 'cabul' dan Taskin dinilai telah melakukan aksi kriminal. 

Beberapa bulan setelah berlibur di Belanda, Taskin pun diciduk. Ia lalu diseret ke meja hijau. Di bawah hukum Turki, siapa saja yang menerbitkan materi cabul dapat didenda, atau bahkan dapat menghadapi hukuman penjara hingga tiga tahun.

"Tujuan saya saat itu hanyalah membuat lelucon," ungkap Taskin yang memiliki hampir 600 ribu pengikut di Instagram

Baca Juga: Tak Ada yang Berani Memindahkan, Ini Potret Makam Misterius di Tengah Jalanan Turki.

Taskin, yang tinggal di Istanbul, kemudian mengonfirmasi bahwa kasusnya bermula ketika ia mengunjungi Amsterdam bersama dengan dua temannya. Dikatakan pula bahwa saat itu, ia pergi ke Belanda untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-22.

Di 'Sin City' itulah, Taskin dan kedua temannya memiliki daftar agenda liburan. Salah satunya adalah pergi ke Museum Seks yang terkenal di dunia. 

Saat berada di dalam museum itu, Taskin langsung membuka Instagram. Ia lalu bergegas membagikan foto dari barang-barang yang dijual di museum. Di antaranya foto yang diunggah termasuk pasta berbentuk penis hingga pembuka botol dengan bentuk erotis.

Taskin kemudian membeberkan bagaimana hanya dalam beberapa bulan setelah kembali di Istanbul, polisi menangkapnya hingga dua kali. Pertama, saat Taskin menjalani liburan musim panas. Sementara yang kedua adalah saat ia memberikan keterangan kepada jaksa.

Taskin pun sempat percaya bahwa penangkapannya yang kedua itu akan mengakhiri masalahnya. Namun, ternyata dugaannya itu salah besar. Awal tahun ini, Taskin terkejut karena menerima pesan teks yang isinya menyuruh agar dia menghadapi persidangan di Istanbul.