News

Unggah Alasan Tulus Pilih Jadi Guru, Novia: Saya Hanya Ingin Mengubah Dunia Mereka

Alasan ingin menjadi guru.


Unggah Alasan Tulus Pilih Jadi Guru, Novia: Saya Hanya Ingin Mengubah Dunia Mereka
Novia Widyasari (twitter/@itsbeyis)

AKURAT.CO, Tagar #savenoviawidyasari hingga kini masih terus menjadi trending topic di media sosial Twitter. Bahkan, kini, pihak kepolisian dikabarkan juga telah melakukan penyelidikan terhadap pelaku berinsial R yang diduga telah memerkosa dan memaksa untuk menggugurkan janin yang dikandung Novia.

Sejumlah cuitan pun semakin banyak bermunculan terkait sosok Novia. Salah satunya diunggah oleh akun Twitter @itsbeyis. 

Akun Twitter @itsbeyis mengunggah sebuah cuitan disertai potret tangkapan layar yang memperlihatkan tulisan dari Novia. 

“Sungguh mulia… Rest in peace, bu guru. #SAVENOVIAWIDYASARI” tulis akun Twitter @itsbeyis.

Unggahan tersebut dimulai dengan pertanyaan terkait alasan banyak orang memilih jurusan kuliah pendidikan karena menurut sebagian orang gaji guru kecil. 

“Saya kuliah jurusan Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Brawijaya Malang. Alasannya cukup melankolis. Saat itu saya adalah gadis umur 17 tahun lulusan SMK Jurusan Akuntansi,” tulis Novia. 

Ia pun ketika itu memilih mendaftar di jurusan Ekonomi Bisnis meskipun ingin mengambil jurusan pendidikan. 

“Saya pengen ambil pendidikan karena saya ingat betul betapa menyedihkannya saya melihat teman saya yang tidak mampu membayar SPP dikeluarkan dari kelas saat ujian lalu ia kena dimarahi di depan siswa yang lain," lanjut Novia. 

“Ya saya ingin mengubahnya. Saya tidak ingin mengubah dunia, tapi setidaknya saya ingin mengubah dunia mereka,” tegas Novia. 

Novia juga menuliskan pengalaman pahit yang dialami sejumlah temannya dan menanyakan sisi keadilan dari aturan yang berlaku. 

“Seseorang anak yang tidak bertanggungjawab dengan uang spp, uang buku lalu dia dikeluarkan dari kelas. Apakah itu adil? Bukankan itu akan menyakiti perasaan mereka? Lalu beberapa yang lain dari mereka menjauhi yang tidak mampu membeli buku karena keterbatasan ekonomi. Saya selalu sedih ketiak melihat ada teman saya yang seperti itu,” tulis Novia. 

Setelahnya, alumni Universitas Brawijaya ini juga menceritakan bahwa anak adalah masa yang krusial. Menurutnya, mengeluarkan siswa dari kelas tidak akan pernah membuatnya menjadi pandai. Sanksi dan nasihat boleh diberikan tetapi jangan memotong haknya. 

“Selanjutnya, saya tidak akan memberikan nilai yang buruk kepada mereka. Saya berjanji saya akan mengajarinya secara privat, membelikannya es krim, mempercayainya dengan saya meminta tolong kepadanya. Saya ingin dekat dengan siswa saya nanti apabila Allah mengizinkan saya untuk menunaikan apa yang saya cita-citakan. Saya tidak akan pernah memarahi merekan dan menunjukkan muka tidak enak,” lanjut Novia. 

Novia mengaku begitu bersyukur dengan diterimanya ia di jurusan Pendidikan Bahasa Inggris UB. Selain itu, ia juga bercerita bahwa telah menjadi guru les privat di antara kesibukan kuliahnya. 

“Saya selalu membawa es krim dan jajan kemudian di sela-sela belajar, saya akan mengajaknya nyemil dan beberapa menit untuk melihat hiburan entah tiktok atau youtube. Kadang saya memperlihatkan sesuatu dan saya ingin tahu bagaimana mereka menyikapi hal tersebut. Ketika siswa saya mendapat nilai jelek, saya bersedia menambah jam les tanpa dibayar dan memberikan dia rewards asal dia tidak menyerah karena nilai yang anjlok,” lanjut Novia. 

Meski alasannya terdengar klise, tetapi Novia menyatakan bahwa ia tulus melakukannya. Selain itu ia juga merasa hidupnya sudah cukup.

“Saya hidup dari orangtua yaitu ayah saya yang seorang pimpinan dalam kantor dan ibu saya seorang staf ahli hukum di kantor walikota yang gajinya cukup untuk membiayai saya kuliah dan keperluan saya sehari-hari. Mungkin karena itu saya jarang memikirkan berapa yang saya dapat. Bukan tidak butuh uang, namun hidup saya sudah cukup. Dan semoga Allah akan terus mencukup hidup saya bersama apa yang saya cita-citakan,” pungkas Novia. 

Tak pelak, unggahan akun @itsbeyis yang memperlihatkan alasan Novia Widyasari masuk jurusan pendidikan tersebut juga menuai sorotan dari banyak warganet. 

“Secantik ini. Muka cowonya gk cocok sama mbak ini,” balas akun @Rat_Syah. 

“Sedih bgt pas baca ini. Moga kamu Husnul khatimah ya mba.. semoga pelaku diberi hukuman langsung dr Allah atas perbuatannya.. Aamiin,” tulis akun @LuvRhini. 

“Kasian banget mimpinya pupus gara” 1 cowok yang mirip kabel kebakar,” sahut akun @skinnyfolk. 

“Gila kali orang kek gini di sisa sia in, bro ku kira lu tolol, ternyata buta juga,” timpal akun @Fogostella. 

“Ketika mengajar menjadi panggilan jiwa .. dan dia berusaha sebaik itu.. sayangnya dia dipertemukan dengan orang yg salah.. semoga hukuman yg di terima orang yang berbuat jahat sama mbaknya sesuai dan semoga mbaknya di tempatkan di tempat terbaik disisiNya,” balas akun @she_shaul.

Unggahan akun @itsbeyis ini pun telah diritwit lebih dari 4 ribu kali dan disukai lebih dari 19 ribu kali. []