Rahmah

Umat Islam Perlu Tahu! Ini Adab Membaca Al-Qur'an Sesuai Syariat

Sebaiknya membaca Al-Qur'an dengan suara keras atau dengan suara pelan? Manakah yang lebih utama?


Umat Islam Perlu Tahu! Ini Adab Membaca Al-Qur'an Sesuai Syariat
Ilustrasi kitab suci Al-Qur'an (pixabay.com/ Tayeb MEZAHDIA)

AKURAT.CO  Membaca Al-Qur'an merupakan salah satu ibadah yang memiliki keutamaan dalam ajaran Islam. Sebab bagi siapa yang membaca Al-Qur'an meskipun satu huruf saja, ia akan mendapatkan pahala yang setara dengan satu kebaikan.

Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi: 

"Barang siapa yang membaca satu huruf Al-Qur’an, maka dia mendapatkan satu kebaikan. Satu kebaikan digandakan menjadi sepuluh kebaikan. Aku tidak mengatakan ‘alif lam mim’ satu huruf, tapi ‘alif’ satu huruf, ‘lam’ satu huruf, dan ‘mim’ satu huruf.” (HR. Tirmidzi)

baca juga:

Meskipun demikian, Al-Qur’an bukanlah bacaan yang sembarangan. Sehingga banyak adab dan tata cara dalam membaca Al-Qur’an, termasuk mengatur suara bacaan.

Lantas timbul pertanyaan, sebaiknya membaca Al-Qur'an dengan suara keras atau dengan suara pelan? Manakah yang lebih utama?

Dalam sebuah Hadits dari Uqbah bin Amir ra bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:

"Orang yang membaca Al-Qur’an dengan suara keras adalah seperti orang yang bersedekah terang-terangan, dan orang yang membaca Al-Qur’an dengan suara pelan adalah seperti orang yang bersedekah dengan sembunyi-bunyi.” (HR. Tirmidzi, Abu Dawud, Nasa’i, dan Hakim).

Keterangan lain juga terdapat dalam kitab Al-Adzkar karya Imam Nawawi, beliau berkata, "Ada beberapa riwayat tentang keutamaan membaca Al-Qur’an, dengan suara keras dan ada pula riwayat tentang keutamaan suara pelan.”

Sementara untuk menjawab pertanyaan di atas, Imam Nawawi kemudian menjelaskan dalam kitab yang sama. Berikut keterangannya:

"Para ulama berkata, cara mengompromikan dua dalil tersebut adalah membaca Al-Qur’an dengan suara pelan bagi orang yang takut riya itu lebih utama. Sementara bagi orang yang tidak riya, maka mengeraskan suara saat baca Al-Qur’an lebih diutamakan dengan catatan tidak menganggu orang yang salat, tidur, dan lain-lain."

Melalui penjelasan tersebut, bahwa dapat disimpulkan membaca Al-Qur’an, baik bersuara keras maupun pelan ternyata memiliki keutamaan yang sama. Yang perlu diperhatikan umat Islam dalam membaca Al-Qur’an adalah harus bertujuan murni mengharap rida Allah SWT. Sehingga tidak ada niat untuk pamer (riya) agar mendapat pujian dari orang lain. Wallahu A'lam Bishawab. []