Ekonomi

Ukraina Minta Tolong Turki untuk Blokade Kargo Rusia, Sebut Ekspor Gandum Ilegal

Ukraina menuduh Rusia mencuri gandum dari daerah yang direbut Rusia sejak invasi pada akhir Februari.


Ukraina Minta Tolong Turki untuk Blokade Kargo Rusia, Sebut Ekspor Gandum Ilegal
Tampak petani sedang melakukan proses pemanenan dilahan pertanian gandum (REUTERS/Jim Young)

AKURAT.CO, Ukraina meminta tolong kepada Turki untuk menahan kapal kargo yang berbendera Rusia, Zhibek Zholy yang diduga bawa gandum dari Pelabuhan Berdyansk yang diduduki oleh Rusia.

Hal ini mencuat ketika adanya laporan dari seorang pejabat Ukraina dan dokumen-dokumen resmi lainnya.

Kementerian Luar Negeri Ukraina mengatakan informasi yang diterima dari administrasi matirim bila kapal tersebut membawa 4.500 ton gandum dari pelabuhan Berdyansk yang merupakan pelabuhan milik Ukraina.

baca juga:

Mengutip Aljazeera yang dilansir Reuters, Senin (4/7/2022), dalam sebuah surat tertanggal 30 Juni kepada Kementerian Kehakiman Turki, Kejaksaan Ukraina mengatakan bahwa kapal Zhibek Zholy mengekspor ilegal gandum Ukraina dari Pelabuhan Berdyansk ke Karasu, Turki dengan muatan 7.000 ton lebih banyak dibandingkan yang dilaporkan pejabat Ukraina.

Mengenai hal tersebut, Kementerian Luar Negeri Turki tidak memberikan jawaban atas pertanyaan yang dilemparkan oleh Kejaksaan Ukraina mengenai impor gandum tersebut.

Perusahaan logistik yang berbasis di Kazakhstan, KTZ Express mengatakan bahwa kapal Zhibek Zholy miliknya, namun sedang disewa perusahaan Rusia, Green Line yang tidak disanksi.

Akan tetapi, saat ini perusahaan mereka masih berkonsultasi dengan banyak pihak yang terlibat untuk mematuhi segala sanksi dan pembatasan yang berlaku.

Ukraina menuduh Rusia mencuri gandum dari daerah yang direbut Rusia sejak invasi pada akhir Februari. Pihak Kremlin membantah Rusia mencuri gandum Ukraina.

Duta Besar Ukraina untuk Turki Vasily Bodnar mengatakan telah meminta bantuan Turki untuk mengidentifikasi dan menangkap pihak-pihak yang bertanggungjawab atas dugaan pengiriman tersebut.

Sumber: Aljazeera, Reuters