News

Ukraina Barter Tawanan Perang Terbanyak sejak Invasi Rusia, 144 Tentara Dibebaskan

Mayoritas tahanan Ukraina terluka parah, seperti luka tembak, trauma ledakan, luka bakar, patah tulang, dan anggota badan diamputasi.


Ukraina Barter Tawanan Perang Terbanyak sejak Invasi Rusia, 144 Tentara Dibebaskan
Pasukan Ukraina diangkut menggunakan bus pada 16 Mei setelah pabrik baja Azovstal di Mariupol jatuh ke tangan Rusia. (REUTERS)

AKURAT.CO Ukraina telah melakukan barter tawanan perang terbesar sejak Rusia menginvasi. Negara itu mengamankan pembebasan 144 tentaranya, termasuk 95 orang yang ikut mempertahankan pabrik baja Mariupol yang terkepung, menurut badan intelijen milirer Ukraina.

Dilansir dari AFP, mayoritas tahanan Ukraina terluka parah. Mereka menderita luka tembak, terkena pecahan peluru, trauma ledakan, luka bakar, patah tulang, dan anggota badan diamputasi, menurut pernyataan badan yang dikenal dengan singkatan GUR pada Rabu (29/6).

"Inilah barter terbesar sejak dimulainya invasi Rusia skala penuh," kata badan intelijen tersebut.

baca juga:

Belum ada pernyataan dari Rusia soal barter tahanan. Namun, menurut kepala Republik Rakyat Donetsk yang pro-Rusia di Ukraina timur, Denis Pushilin, pihaknya juga telah mengamankan pembebasan 144 tentara, termasuk para separatisnya dan tentara Rusia.

"Kami menyerahkan jumlah tahanan yang sama dari unit bersenjata Ukraina kepada Kyiv. Sebagian besar terluka," ungkapnya.

Masih ada ratusan warga Ukraina ditahan oleh Rusia dan proksi separatis pro-Moskow di Ukraina timur. Namun, keberadaan mereka tak diketahui secara pasti.

Kyiv secara khusus mengkhawatirkan nasib ratusan pejuang dari resimen Azov. Mereka telah memainkan peran penting dalam pertahanan Mariupol dan pabrik baja Azovstalnya sebelum dikepung dan akhirnya menyerah kepada pasukan Rusia.

Barter tahanan ini termasuk penyerahan 43 anggota resimen Azov, unit Garda Nasional yang menurut Rusia adalah batalion sayap kanan berbahaya. Pembebasan mereka menjadi tanda yang menjanjikan bagi Ukraina yang mengharapkan pembebasan pejuang lainnya dari unit tersebut. []