News

Ubah Rumah Sakit Jadi Rumah Sehat, PSI Ingatkan Anies Ada 15 Kelurahan Tak Punya Puskesmas

Kritik kebijakan Gubernur DKI Anies Baswedan mengubah Rumah Sakit menjadi Rumah Sehat juga datang dari fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI.

Ubah Rumah Sakit Jadi Rumah Sehat, PSI Ingatkan Anies Ada 15 Kelurahan Tak Punya Puskesmas
Suasana Puskesmas Palmerah (AKURAT.CO/Miftahul Munir)

AKURAT.CO Kritik terhadap kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengubah Rumah Sakit menjadi Rumah Sehat juga datang dari fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta.

Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo menyatakan, tidak ada yang salah dengan perubahan itu. Tetapi, ia meminta Anies punya skala prioritas yang benar dalam bidang kesehatan.

"Memang tidak ada salahnya mengubah nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) menjadi Rumah Sehat Untuk Jakarta dengan segala alasannya. Namun ada urgensi yang lebih besar di bidang kesehatan salah satunya keberadaan Puskesmas di DKI Jakarta," kata Ara dalam keterangannya, Kamis (4/8/2022). 

baca juga:

Harusnya, terang dia, prioritas kebijakan dialamatkan pada penyediaan Puskesmas yang merata di seluruh kelurahan di DKI Jakarta. Sebab, masih ada belasan kelurahan yang belum memiliki kelurahan di seluruh DKI.

Ada 15 kelurahan di DKI Jakarta yang belum memiliki Puskesmas tingkat kelurahan. Kemudian, sekitar 15 kelurahan lain masih belum memiliki lahan tetap untuk Puskesmas, sehingga masih mengontrak.

"Dalam masa jabatan Gubernur Anies sejak 2017, pembangunan Puskesmas di kelurahan-kelurahan ini tidak dikejar. Padahal, Puskesmas penting sebagai akses layanan utama masyarakat di wilayah. Selain itu, Puskesmas juga berperan penting dalam upaya promotif preventif. Menurut saya, jangan fokus ke hal-hal seremonial dulu sebelum yang esensial selesai," tambah Ara.

Dia juga menyoroti kualitas fasilitas kesehatan di Kepulauan Seribu. Dia mengatakan, di kabupaten administratif itu hanya terdapat Rumah Sakit Daerah Tipe D.

"Pak Anies juga seharusnya punya perhatian terhadap masyarakat Kepulauan Seribu yang belum memiliki Rumah Sakit dengan fasilitas lengkap karena masih tipe D, sehingga saat butuh tindakan tertentu harus dilarikan menyeberang ke darat," katanya. 

Dia menyayangkan banyaknya prioritas yang tak terselesaikan di masa Anies menjabat. Termasuk prioritas soal fasilitas kesehatan bagi masyarakat, termasuk masyarakat Kabupaten Kepulauan Seribu. 

"Kami menyayangkan prioritas-prioritas penting ini tidak terselesaikan selama masa jabatan Pak Anies," ujar Ara. []