News

Ubah Rumah Sakit Jadi Rumah Sehat, Gilbert Sebut Menkes dan Anies Bikin Rancu

Gilbert Simanjuntak mengkritik keputusan Menkes yang memberi ruang kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengubah Rumah Sakit menjadi Rumah Sehat.

Ubah Rumah Sakit Jadi Rumah Sehat, Gilbert Sebut Menkes dan Anies Bikin Rancu
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI-P, Gilbert Simanjuntak saat ditemui redaksi AKURAT.CO di Jakarta, Jumat (15/1/2021). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak mengkritik keputusan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin yang memberi ruang kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengubah Rumah Sakit menjadi Rumah Sehat di seluruh RSUD DKI.

Menurut dia, lampu hijau dari Menkes itu semakin membuat rancu pemahaman teoritis soal Rumah Sakit.

"Menteri Kesehatan menurut saya jadi melegalkan kerancuan rumah sehat untuk rumah sakit, karena tidak bermakna dalam upaya promosi kesehatan," katanya, Jakarta, Senin (8/8/2022). 

baca juga:

Dia berharap Menkes Budi Gunadi Sadikin berkonsultasi dengan para ahli sebelum memberi izin perubahan nama itu. Apalagi, kata dia, Menkes Budi merupakan figure yang tak punya latar belakang bidang kesehatan. Sayang, nasi sudah menjadi bubur. Perubahan itu telah resmi berlaku. 

"Bila latar belakang tidak sesuai bidang yang hendak dirombak, ada baiknya menghargai disiplin ilmu yang menggeluti konsep tersebut. Konsultasi ke ahli Ilmu Kesehatan Masyarakat dan ahli tata bahasa akan menjernihkan kerancuan ini sebelum terlalu jauh," ujar dia.

Dia menjelaskan, penamaan Rumah Sehat untuk Rumah Sakit, sekalipun untuk branding, adalah rancu. Rumah Sehat adalah rumah tinggal yang menurut Ilmu Kesehatan Lingkungan mempunyai persyaratan dari segi ventilasi, pencahayaan, kepadatan hunian, pengelolaan limbah, sumber air, penyimpanan makanan dan kriteria lainnya.

"Sesuai Kemenkes, istilah Rumah Sehat itu digunakan untuk rumah tinggal yang sehat. Istilah Rumah Sehat tidak mungkin digunakan untuk Rumah Sakit," katanya. 

Bagi dia, baik Anies maupun Budi tak memahami konsep ilmu Kesehatan Lingkungan juga aturan Kemenkes mengenai kriteria Rumah Sehat.

"Pada saat Gubernur DKI, dua bulan menjelang habis jabatannya memberi penjenamaan Rumah Sehat, dan sebelumnya Menteri Kesehatan menyetujuinya, maka jelas baik Gubernur DKI mau pun Menteri Kesehatan kurang memahami konsep Ilmu Kesehatan Lingkungan," katanya. []