News

Nomenklatur HUT Jakarta Jadi Jakarta Hajatan, Dinilai Hanya Permainan Kata

Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus mengkritik perubahan nomenklatur HUT Jakarta menjadi Jakarta Hajatan sebagaimana dicanangkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Perubahan nomenklatur itu dianggap bukan hal yang substantif.


Nomenklatur HUT Jakarta Jadi Jakarta Hajatan,  Dinilai Hanya Permainan Kata
Peneliti Forum Masyarakat Peduli Perlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus (AKURAT.CO/Muslimin)

AKURAT.CO, Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus mengkritik perubahan nomenklatur HUT Jakarta menjadi Jakarta Hajatan sebagaimana dicanangkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Perubahan nomenklatur itu dianggap bukan hal yang substantif. 

Dia mengatakan, jauh lebih baik Gubernur membuat kebijakan strategis di bidang kebudayaan di Jakarta daripada hanya mengubah nomenklatur HUT Jakarta menjadi Jakarta Hajatan. 

"Apa sih bedanya. Sama saja, kan. Perayaan juga. Lebih baik lagi kalau menunjukan kerja dan kinerja yang bagus daripada memoles kata, mengutak-atik kalimat yang sebenarnya tidak substansial juga," katanya, Rabu (25/5/2022). 

baca juga:

Terkait dengan perubahan nomenklatur yang disebut mengakomodasi kearifan lokal atau lebih akrab di telinga masyarakat Jakarta, Lucius mengatakan bahwa nomenklatur HUT Jakarta juga bukan sesuatu yang aneh. 

"HUT Jakarta itu malah lebih nasionalis, kan. Apalagi Jakarta sebagai kota Metropolitan dihuni oleh orang dari berbagai latar belakang daerah bahkan negara," katanya. 

Menurut dia, bukan sesuatu yang urgen memoles kata HUT Jakarta menjadi Jakarta Hajatan. Kata dia, banyak hal-hal besar yang sejatinya dilakukan Gubernur DKI Jakarta dan bersifat substansial daripada memoles kata yang disiapkan secara khusus. 

"Hanya permainan kata-kata saja. Apa urgensinya sampai dibuatkan acara khusus yang isinya hanya umumkan perubahan nomenklatur. Masih banyaklah pekerjaan gubernur yang lebih besar terkait hajat hidup masyarakat Jakarta," katanya. 

Sebelumnya diberitakan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan perubahan nomenklatur HUT Jakarta jadi Jakarta Hajatan pada saat pencanangan HUT Jakarta ke -495 di Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu kemarin, Selasa (24/5/2022). 

Anies menyatakan, istilah Jakarta Hajatan lebih akrab ditelinga masyarakat Betawi. Semua orang Jakarta, kata dia, langsung mengerti dengan kata hajatan.

"Kalau denger hajatan orang sudah tahu Pasti ada syukurannya ada doanya ada perayaannya Jadi ini sebuah kata yang orang semua tahu maknanya," ungkapnya kemarin. []