Ekonomi

Uangnya Enggak Abis-abis, Mukesh Ambani Beli Startup Robotika

Melesatnya saham perusahaan miliknya Reliance Industries membuat kekayaan Mukesh Ambani kian meroket


Uangnya Enggak Abis-abis, Mukesh Ambani Beli Startup Robotika
Deretan fakta Mukesh Ambani (Business Insider)

AKURAT.CO Melesatnya saham perusahaan miliknya Reliance Industries membuat kekayaan Mukesh Ambani kian meroket. Hal ini pun sekaligus memperkokoh posisi Mukesh Ambani sebagai orang terkaya Asia saat ini

Mukesh Ambani yang makin tajir melintir itu pun digadang-gadang total kekayaannya nyaris menyaingi ketajiran pemilik L'Oreal, Francoise Bettencourt Meyers US$92,9 miliar.

Miliarder Mukesh Ambani tak henti-hentinya berinvestasi. Baru-baru ini, pemilik Reliance Industries Ltd. membeli startup robotika India di tengah upaya meningkatkan otomatisasi di seluruh bisnisnya, mulai dari e-commerce hingga energi baru.

baca juga:

Reliance membayar US$132 juta (Rp1,8 triliun) untuk saham mayoritas di Addverb Technologies Pvt, yang menggunakan robot untuk membuat gudang e-commerce dan produksi energi lebih efisien. Pendiri startup itu adalah Sangeet Kumar yang juga CEO perusahaan.

Melansir Bloomberg di Jakarta, Ambani yang merupakan orang terkaya di Asia telah berinvestasi dalam teknologi karena persaingan dari pesaing seperti Amazon.com Inc. yang meningkat di pasar e-commerce India.

Addverb sudah bekerja di lusinan gudang di seluruh kerajaan Reliance, termasuk toko bahan makanan online JioMart, pengecer mode Ajio dan apotek internet Netmeds, menyebarkan konveyor robot, sistem semi otomatis, dan perangkat lunak pilihan suara.

“ Reliance memiliki rencana besar untuk menerapkan otomatisasi di seluruh gudang digital,” ujar Kumar yang berusia 41 tahun.

“Mereka memiliki rencana untuk memperluas pergudangan ke ratusan lokasi dalam dua tahun ke depan dan ketika Anda memiliki skala itu, hanya sistem robotik yang bisa efektif.”

Addverb merupakan startup berusia lima tahun yang berbasis di pinggiran Noida di New Delhi. Perusahaan tersebut merancang dan membuat perangkat lunak serta menginstal sistem robot. Mereka menjadi salah satu dari sedikit perusahaan di dunia yang bekerja di setiap aspek robotika, mulai dari perangkat keras dan perangkat lunak hingga penerapan.

Robot Addverb membantu mengemas fasilitas penyimpanan minyak dan gas Reliance, dan telah merancang otomatisasi untuk kilang konglomerat di Jamnagar di India Barat. Ini menerapkan solusi di pabrik surya raksasa baru Reliance, juga di Jamnagar, lokasi di mana perusahaan berencana untuk melakukan investasi energi hijau lebih dari US$80 miliar.

Pendiri Addverb, Kumar, merupakan lulusan dari sekolah teknik yang dibanggakan Institut Teknologi India Kharagpur. Sebelumnya, ia bekerja dengan pembuat cat terkemuka di negara itu Asian Paints Ltd. mendirikan pabrik besar, menggunakan robot impor, sebelum mendirikan startup sendiri dengan empat rekan kerja. Addverb sekarang mempekerjakan 550 insinyur.

Perusahaan diharapkan untuk mencatat pendapatan sekitar US$61 juta pada tahun fiskal yang berakhir pada bulan Maret. Pelanggannya termasuk Amazon, PepsiCo Inc., Coca-Cola Co. dan Flipkart milik Walmart Inc. serta produsen dan pengecer lain di Eropa dan Asia.

Produknya meliputi robot yang meningkatkan kepadatan penyimpanan di rak gudang, robot penyortiran, mobil yang dapat mengemudi sendiri, dan shuttle robot.

Kumar mengatakan Addverb sedang mengintai tanah di sekitar Delhi karena membayangkan membangun pabrik pembuat robot terbesar di dunia. Ia juga ingin mempercepat ekspansi di Eropa dan AS. Startup ini sudah memiliki anak perusahaan di Singapura, Belanda, dan Australia.[]

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.