News

Tutut Soeharto Klaim Ayahandanya Warisi Pertumbuhan Ekonomi di Atas 7 Persen Pertahun

Tutut bahkan mengenang Soeharto yang dikenal sebagai bapak pembangunan


Tutut Soeharto Klaim Ayahandanya Warisi Pertumbuhan Ekonomi di Atas 7 Persen Pertahun
Suasana peringatan 100 tahun Soeharto

AKURAT.CO  Mendiang presiden kedua RI H. M Soeharto dikenal sebagai bapak pembangunan. Di awal kepemimpinannya sebagai presiden sekaligus suksesor proklamator Soekarno, kondisi Indonesia saat itu masih sangat memprihatinkan. 

Putri Soeharto, Siti Hardijanti Rukmana atau yang akrab disapa Tutut menceritakan kondisi faktual Indonesia muda diawal kepemimpinan ayahandanya. 

"Pada awal pembangunan tahun 1966, bangsa Indonesia masih terjebak kemiskinan. Dimana 60 persen rakyat kita masih miskin," kata Tutut saat menyampaikan sambutan keluarga pada acara bertajuk "Peringatan Satu Abad Jenderal Besar H.M Soeharto. Meraih Keteladanan, Mensyukuri Pembangunan" di Masjid At-Tin, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Selasa (8/6/2021). 

Perlahan-lahan, Soeharto sukses mengubah keadaan. Indonesia berhasil membangun kemandirian ekonomi. Bahkan, Tutut mengklaim ayahnya berhasil mewariskan pertumbuhan ekonomi Indonesia stabil di atas 7 persen per tahun. 

"Pada era pembangunan apa yang kita kenal dengan era Orde Baru, bangsa kita berhasil membangun ekonomi tumbuh secara konstan rata-rata di atas 7 persen pertahun. Alhamdulillah kemiskinan berhasil ditekan ke angka 11 persen pada tahun 1997," katanya. 

Di masa kepemimpinan Soeharto, Indonesia juga meraih banyak penghargaan dunia atas prestasi ayahandanya seperti mengeluarkan Indonesia dari jerat kemiskinan. Diantaranya penghargaan dari FAO tahun 1985 karena berhasil mewujudkan swasembada pangan. 

"Bahkan pada akhir Orde Baru, bangsa ini telah berada pada fase sebagai negara industri baru di Asia. Ada juga yang menyebutkan sebagai macan asia," katanya. 

Semua prestasi itu, kata dia, tak bisa dipungkiri menjadi fondasi dasar yang kuat untuk pembangunan Indonesia pada masa ini.

"Capaian itu tidak bisa dipungkiri, suka atau tidak suka, tentunya menjadi pijakan bagi tahapan-tahapan pembangunan hingga masa saat ini," katanya. 

Selain anak-anak Soeharto, hadir pada acara tersebut, Ketua MPR Bambang Soesatyo, Gubernur DKI Anies Baswedan, Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Dien Syamsuddin, Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar. 

Bayu Primanda

https://akurat.co