News

Tutup Usia, 5 Fakta Penting Pakar Hukum Pidana JE Sahetapy

Salah satu tokoh pakar hukum pidana, Jacob Elfinus (JE) Sahetapy, tutup usia pada Selasa (21/9).


Tutup Usia, 5 Fakta Penting Pakar Hukum Pidana JE Sahetapy
Jacob Elfinus (JE) Sahetapy, tutup usia pada Selasa (21/9). (Instagram/fh.unair)

AKURAT.CO Kabar duka datang dari dunia ilmu hukum Indonesia. Pasalnya, salah satu tokoh pakar hukum pidana, Jacob Elfinus (JE) Sahetapy, tutup usia pada Selasa (21/9), di Rumah Sakit Katolik Vincentius A Paolo, Surabaya.

Selama hidupnya, JE Sahetapy menjadi salah satu tokoh paling disegani di kalangan ahli hukum. Pasalnya, JE Sahetapy dikenal sebagai seorang ahli hukum yang cukup getol memperjuangkan persoalan kemanusiaan.

Berikut beberapa fakta penting sosok JE Sahetapy, dihimpun AKURAT.CO dari berbagai sumber.

1. Riwayat pendidikan JE Sahetapy

JE Sahetapy lahir di Maluku, 6 Juni 1963. Ia menamatkan sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di tanah kelahirannya, Maluku. Saat SMA, JE Sahetapy pindah ke Surabaya, dan lulus pada tahun 1954.

JE Sahetapy kemudian melanjutkan pendidikan S1 di Jurusan Kepidanaan Fakultas Hukum Universitas Airlangga (Unair), dan lulus pada tahun 1959. JE Sahetapy kemudian melanjutkan pendidikan ke University of Utah, Amerika Serikat.

2. Menjabat sebagai dekan Fakultas Hukum Unair

Setelah menyelesaikan pendidikannya, JE Sahetapy kemudian kembali ke almamaternya, dan menjadi dekan Fakultas Hukum Unair. Selain menjadi pengajar, mendiang juga dikenal sebagai sosok pejuang kemanusiaan dan pembaru ilmu hukum di Indonesia yang cukup berpengaruh pada produk hukum Tanah Air.

3. Terjun ke dunia politik

JE Sahetapy sempat terjun ke dunia politik, melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Saat itu, ia juga sempat menjadi anggota DPR mewakili partainya. 

4. Peduli dengan dunia pendidikan

JE Sahetapy cukup fokus dalam persoalan pendidikan di Tanah Air. Untuk membantu mewujudkan pendidikan yang berkualitas, JE Sahetapy mulai terlibat dalam pembangunan Universitas Kristen (UK) Petra.

5. Meninggal dunia di usia 89 tahun

JE Sahetapy meninggal dunia saat usianya memasuki 89 tahun. Menurut sang putri, Elfina Lebrine Sahetapy, mendiang ayahnya akan disemayamkan di Grand Heaven, Sidoarjo.

Itu dia beberapa fakta sosok JE Sahetapy, ahli ilmu hukum pidana yang baru saja tutup usia. Semoga mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.[]