Olahraga

Turnamen di Kampung Halamannya, Carolina Marin Justru Absen

Carolina Marin dan seluruh pebulutangkis India mundur dari Spanyol Masters 2021 dengan alasan yang belum dijelaskan.


Turnamen di Kampung Halamannya, Carolina Marin Justru Absen
Pebulutangkis asal Spanyol, Carolina Marin, ketika mengekspresikan kegembiraannya mengalahkan Tai Tzu Ying di final Thailand Terbuka 2021 di Bangkok, Thailand, Minggu (17/1). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Spanyol Masters 2021 dipastikan tanpa bintang terbesar mereka, Carolina Marin. Sehari menjelang laga putaran pertama dimulai pada Selasa (18/5), pebulutangkis dengan tiga gelar juara dunia tersebut mundur dari turnamen yang sebenarnya digelar di kampung halamannya.

Berdasarkan informasi dari Staf PBSI, Marin mundur bersama seluruh kontingen India. Namun, tidak dijelaskan alasan mengapa Marin dan pebulutangkis dari India urung tampil ke turnamen level World Tour Super 300 yang digelar di Palacio De Deportes Carolina Marin, Huelva, tersebut.

Situasi ini memberikan perubahan pada bagan pertandingan beberapa pebulutangkis Indonesia di babak 32 besar. Di antaranya adalah Ruselli Hartawan yang mendapat bye, Putri Kusuma Wardani melawan wakil Repulik Irlandia, Sara Boyle.

Yang lain adalah bertemunya ganda campuran sesama Indonesia di putaran perdana. Yakni Akbar Bintang Cahyono/Winny Oktavina Kandow versus Ghana Muhammad Al Ilham/Ni Ketut Mahadewi Istarani.

Indonesia sendiri mengirimkan 29 atlet ke Spanyol. Ganda campuran menjadi wakil terbanyak dengan lima wakil, diikuti ganda putra dengan empat wakil, ganda putri tiga wakil, tunggal putra tiga wakil, serta tunggal putri dua wakil.

Secara umum, sebagian besar dari komposisi tersebut merupakan atlet pelapis dan junior. Sementara atlet papan atas PBSI saat ini sedang berjibaku di Pelatnas Cipayung bersiap untuk Olimpiade Tokyo yang kurang dari dua bulan lagi.

Diselenggarakan di tengah pandemi, turnamen Spanyol Masters juga menerapkan protokol kesehatan. Di antaranya adalah pemeriksaan PCR wajib bagi seluruh kontingen setibanya di sana dan tidak diizinkan keluar kamar hotel sampai hasil pemeriksaan diumumkan sehari kemudian.

Atlet Indonesia berangkat ke Huelva dari Bandar Udara Soekarno-Hatta pada Sabtu (15/5) dini hari WIB lalu. Sejumlah atlet di sektor ganda putra dan ganda campuran diharapkan bisa pulang membawa gelar juara.

Sementara itu, absennya Marin bukan hanya kerugian dari segi popularitas turnamen, juga hilangnya kesempatan atlet muda untuk menghadapi mantan pebulutangkis ranking satu dunia tersebut.

Atlet tunggal putri masa depan Indonesia, Putri Kusuma Wardani, adalah salah satu yang berhasrat menghadapi Marin justru di kampung halaman juara Olimpiade Rio De Janeiro 2016 tersebut.[]

 

Hervin Saputra

https://akurat.co