News

Tuntut Kenaikan UMK, Ratusan Buruh Geruduk Kantor Bupati Tangerang

"Kami berharap tuntutan kami diterima Bupati Tangerang untuk diakomodir serta merekomendasikannya kepada Gubernur Banten"


Tuntut Kenaikan UMK, Ratusan Buruh Geruduk Kantor Bupati Tangerang

AKURAT.CO, Unjuk rasa serikat buruh yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Tangerang Raya (ALTAR) menuntut kenaikan upah tahun 2022 di depan kantor Bupati Tangerang.

Ketua Kordinator Aksi, Edi Jayadi menjelaskan aksi unjuk rasa yang diikuti 14 serikat buruh dengan jumlah 500 orang peserta aksi dan tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang tersebut menuntut Upah Minimun kabupaten (UMK) sebesar 13,50%, Upah Minimun Provinsi (UMP) 8,9% dan menuntut upah yang diberlakukan secara sektoral di wilayah kabupaten (UMSK) serta dengan tegas menolak Omnibus Law Cipta Kerja.

"Tuntutan kami itu kenaikan upah di tahun 2022 dengan besaran 13,50% untuk UMK, 8,9% UMP dan di berlakukan nya UMSK, serta kami menolak tegas Omnibus Law," jelas Edi, Kamis (28/10/2021).

Edi menjelaskan pihaknya bersama serikat buruh berharap kepada Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar dapat mengakomodir semua tuntutan para buruh dan bisa merekomendasikannya kepada Gubernur Banten.

"Kami berharap tuntutan kami diterima Bupati Tangerang untuk diakomodir serta merekomendasikannya kepada Gubernur Banten," tuturnya.

Sementara itu dalam unjuk rasa yang berujung damai tersebut massa aksi sempat mengungkapkan kekecewaannya yang diwakilkan oleh orator. Pasalnya aksi tersebut dilakukan dengan tujuan semua tuntutan buruh dapat didengar langsung oleh bupati namun bupati tidak datang menemui.

"Kami disini memakan waktu dan biaya, jadi wajar kami ingin Bupati datang dan berbicara di hadapan kami sebagai bentuk oleh-oleh," pungkasnya.