Tech

Tunjuk Bos Baru, Telkomsel Mitra Inovasi Harapan Startup Lokal Kembangkan Ekosistem

Telkomsel Mitra Inovasi hadir untuk mengakselerasi perkembangan startup Tanah Air maupun global


Tunjuk Bos Baru, Telkomsel Mitra Inovasi Harapan Startup Lokal Kembangkan Ekosistem
Ilustrasi stratup digital, bisnis yang banyak digandrungi Milenial (BabaStudio)

AKURAT.CO, Telkomsel Mitra Inovasi (TMI) menunjuk Marlin R. Siahaan sebagai Direktur Utama baru TMI. Ini sebagai salah satu upaya menghadirkan semangat baru melalui berbagai perubahan yang dilakukan. Berbekal pengalaman lebih dari 21 tahun di industri media, telekomunikasi dan teknologi digital, Marlin dipercaya bisa semakin mengukuhkan positioning TMI sebagai mitra startup.

Telkomsel Mitra Inovasi (TMI) hadir untuk mengakselerasi perkembangan startup Tanah Air maupun global melalui dukungan pendanaan serta pemberdayaan dengan mengedepankan synergy value yang berfokus pada kemitraan jangka panjang serta pengembangan bisnis yang lebih kuat dan bermanfaat dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

TMI sendiri merupakan inisiatif digital Telkomsel yang juga konsisten dalam pemberdayaan digital-preneurs, terutama startup yang memiliki potensi untuk berkembang di Indonesia melalui aksi investasi dan kolaborasi dengan mengoptimalkan ekosistem, aset, dan kompetensi yang dimiliki oleh Telkomsel

Marlin mengungkapkan sebuah kehormatan sekaligus kebanggan bagi dirinya untuk memimpin TMI.

“Tentunya ada banyak hal yang akan dikembangkan TMI ke depannya, baik dari segi strategi maupun kolaborasi sehingga kami bisa lebih luas dalam membuka peluang tanpa batas bagi startup untuk berkembang,” imbuhnya dalam konferensi virtual, Kamis (22/7).

Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam mengatakan, sejak dihadirkan pada 2019, TMI telah dibentuk sebagai mitra yang mendorong startup dalam mendisrupsi pasar yang besar untuk memungkinkan transformasi industri, peningkatan peluang, dan mempersempit kesenjangan bisnis

TMI sendiri selama ini terus mengembangkan investasi pada solusi masa depan bagi masyarakat, yang berfokus pada sektor perdagangan dan periklanan, media dan hiburan, connecting device dan hardware, data dan analisis, serta jaringan dan infrastruktur. Selama ini TMI telah giat mengakselerasi pertumbuhan startup di sektor-sektor tersebut dengan memanfaatkan sumber daya Telkomsel, mengakselerasikan inovasi (accelerate), menyediakan dana tambahan untuk memaksimalkan potensi bisnis (additional funds), serta menghubungkan para startup dengan ekosistem investor lainnya (affiliate).

Marlin lebih lanjut menambahkan, dari sekiranya sembilan startup yang sudah mendapatkan investasi pre series dan series A/B melalui TMI, hampir seluruhnya merupakan startup lokal hasil karya anak negeri, yang memiliki potensi pengembangan bisnis digital yang menjanjikan di tiap sektornya. Hingga saat ini TMI telah melakukan investasi sekira USD 40 juta di sejumlah startup yang sedang berkembang pesat di Indonesia, antara lain seperti Kredivo, PrivyID, Qlue, Halodoc, Tanihub, Tada, SiCepat, dan Inspigo.

TMI juga membuka peluang investasi bagi perusahaan rintisan global yang memiliki rencana pengembangan bisnis yang matang untuk memaksimalkan potensinya di Indonesia, sehingga diharapkan juga dapat mendorong perkembangan positif bagi ekosistem digital Tanah Air. Salah satunya, TMI telah berhasil menjembatani kolaborasi yang terjalin antara Roambee, startup asal Silicon Valley dengan Telkomsel dalam menghadirkan Asset Performance Management, solusi end-to-end berbasis IoT yang dapat digunakan untuk memonitor lokasi dan kondisi produk atau aset perusahaan seperti suhu, kelembapan, dan tekanan udara secara real-time.

“Ke depan, TMI akan semakin dikembangkan untuk membuka berbagai peluang kolaborasi dan pemberdayaan startup lebih luas lagi,” pungkas Marlin.