Olahraga

Tunggu Izin Pemerintah, LIB Siapkan 20 Agustus Jadwal Gulir Liga 1

PPKM menyebabkan Liga 1 Indonesia 2021-2022 yang semula dijadwalkan pada pekan pertama Juli lalu belum juga mendapatkan jadwal pasti hingga kini.


Tunggu Izin Pemerintah, LIB Siapkan 20 Agustus Jadwal Gulir Liga 1
Pemain Bali United dan Persib Bandung dalam pertandingan pertama Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo di Sleman, Yogyakarta, 24 Maret lalu. (LIGA 1 INDONESIA)

AKURAT.CO, Sungguh pun Pembatasan Pergerakan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diperpanjang sampai 2 Agustus, operator kompetisi sepakbola nasional, PT Liga Indonesia Baru (LIB), mengklaim dalam kondisi siap sedia untuk kembali menggulirkan kejuaraan.

Jika berjalan sesuai rencana, Liga 1 Indonesia 2021-2022 akan digerakkan pada 20 Agustus 2021 sementara Liga 2 dua pekan setelah itu. Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, mengatakan kini pihaknya hanya tinggal menunggu izin dari pemerintah.

“Pada saat pemerintah memberikan lampu hijau untuk kick-off (sepakmula), sesegera mungkin kami memutar kompetisi. Tentu, setelah kembali berkoordinasi dengan semua kontestan dan juga PSSI,” kata Akhmad Hadian di Jakarta, Senin (26/7), sebagaimana dipetik dari rilis resmi LIB.

Setelah “tidur panjang” sejak Maret 2020, kompetisi sepakbola nasional semestinya kembali digelar pada pekan pertama Juli ini. Namun kembali diundurkan untuk waktu yang belum ditentukan setelah lonjakan kasus penularan virus corona (Covid-19) sejak pekan terakhir Juni lalu.

LIB sebenarnya dalam posisi siap menggelar kompetisi berkaca dari pelaksanaan turnamen pramusim Piala Menpora 2021 pada Maret-April lalu. Mereka bahkan sudah melakukan pemeriksaan stadion, menyusun jadwal dan format kompetisi, hingga pembagian grup untuk Liga 2.

“Kalaupun ada penyesuaian, lebih ke jadwal pertandingan,” kata Hadian.

Sesuai rencana, Liga 1 akan dipusatkan di Pulau Jawa sementara Liga 2 bakal digelar berdasarkan pembagian grup di mana satu grup akan bermain di satu kota. Dengan situasi ini, LIB akan mengambilalih pengadaan transportasi dan akomodasi tim yang selama ini diurus oleh klub.

“Dulu, selama bergulirnya kompetisi, akomodasi dan transportasi dikelola masing-masing klub. Untuk musim ini, kami tak mau mengambil risiko. Kebijakan penyediaan akomodasi dan transportasi bagi peserta tersebut kami lakukan karena situasi yang masih (dalam) pandemi Covid-19,” kata Hadian.

Seluruh klub Liga 1 dan Liga 2 saat ini sedang menantikan kepastian bergulirnya kompetisi. Ketidakjelasan kompetisi membuat klub meliburkan pemainnya dan menantikan kepastian untuk kembali menyusun dan memulai program latihan masing-masing.

Untuk Liga 1, kompetisi kasta tertinggi ini akan diikuti 18 klub yang tersebar di kepulauan Indonesia. Sementara itu, Liga 2 akan diikuti 24 klub yang terbagi ke dalam empat grup.[]