Olahraga

Tundukkan Szemereta, Golovkin Terbuka untuk Rematch Lawan Canelo

Gennady Golovkin mempertahankan gelar juara dunia tinju kelas menengah IBO dan IBF dalam kemenangan tujuh ronde menghadapi Kamil Szemereta.


Tundukkan Szemereta, Golovkin Terbuka untuk Rematch Lawan Canelo
Petinju asal Kazakhstan, Gennady Golovkin, merayakan kemenangannya atas Kamil Szemereta di Florida, AS, Jumat (18/12). (AKURAT.CO/TWITTER/DAZN)

AKURAT.CO, Petinju senior Gennady “GGG” Golovkin membuka peluang untuk kemungkinan pertarungan ketiga menghadapi musuh bebuyutannya asal Meksiko, Saul “Canelo” Alvarez. Spekulasi ini mengemuka setelah petinju asal Kazakhstan berusia 38 tahun tersebut mengalahkan lawan asal Polandia, Kamil Szemereta.

Menghadapi Szemereta di Florida, Amerika Serikat, Jumat (18/12) atau Sabtu pagi WIB, Golovkin menang melalui pertarungan tujuh ronde. Wasit menyatakan Szemereta tak bisa melanjutkan pertandingan di ronde ketujuh setelah petinju berusia 31 tahun tersebut empat kali dijatuhkan oleh Golovkin.

DAZN menyebut kemenangan Golovkin atas Szemereta sebagai “drama pertunjukan yang besar” yang membuatnya kembali menjadi pusat perhatian. Dengan 43 pertarungan dan hanya sekali kalah, tak pelak, penggemar kini mulai mendambakan pertarungan GGG kontra Alvarez.

baca juga:

Golovkin menyambut dengan tangan terbuka kemungkinan untuk kembali naik ring demi perjumpaan ketiga menghadapi Alvarez setelah sekali imbang dan kalah angka di laga kedua di Las Vegas, AS, 15 September 2018.

Namun, saat ini ia ingin menyaksikan dulu pertarungan antara Alvarez dan Callum Smith untuk gelar juara dunia kelas menegah-super WBA di Alomodome di Texas, AS, Sabtu (19/12), atau Minggu pagi WIB.

“Saya terbuka terhadap siapa saja,” kata Golovkin. “Kami akan menunggu sampai besok. Saya berharap besok adalah acaranya yang besar. Yang terbaik bakal menang. Saya terbuka.”

Keinginan penggemar untuk menyaksikan pertarungan ketiga GGG-Canelo tak lain karena belum ada pemenang mutlak dari dua pertemuan yang sudah terjadi. Suporter GGG dan Canelo hingga kini masih memperdebatkan siapa yang seharusnya menjadi pemenang dalam laga 12 ronde pada pertemuan kedua.

Selain itu, dari 43 pertarungan yang sudah dilaluinya, satu-satunya kekalahan Golovkin adalah ketika menghadapi Alvarez. Pertarungan ketiga bisa menjadi ajang “balas dendam” bagi Alvarez.

Catatan lain yang membuat Golovkin naik ke permukaan adalah rekor yang dicapainya selepas mengalahkan Szeremeta. Kini, ia tercatat memiliki 21 kemenangan mempertahankan gelar yang sejajar dengan petinju AS, Bernard Hopkins.

Adapun Alvarez sejauh ini telah mencatatkan 56 laga dengan sekali kalah saat menghadapi Floyd Mayweather pada September 2013. Laga menghadapi Callum Smith juga menjadi yang kedua bagi Alvarez di kelas super menengah setelah kemenangan atas Rocky Fielding pada Desembe 2018.[]

Hervin Saputra

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu