News

Tunda Pemeriksaan Ahmad Yani Kasus Ujaran Kebencian, Begini Alasan Penyidik

Bareskrim fokus sidik tersangka.


Tunda Pemeriksaan Ahmad Yani Kasus Ujaran Kebencian, Begini Alasan Penyidik
Sejumlah tersangka dihadirkan saat rilis pengungkapan kasus kejahatan siber di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Senin (5/10/2020). (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

AKURAT.CO, Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menunda pemeriksaan Ketua Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Ahmad Yani dalam kasus ujaran kebencian yang menjerat tersangka Anton Permana terkait ujaran kebencian dan penghasutan di media sosial tentang aksi demonstrasi tolak Omnibus Law Undang-undang (UU) Cipta Kerja.      

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan alasan penundaan pemanggilan terhadap Ahmad Yani untuk menjalani pemeriksaan karena penyidik tengah fokus membahas konstruksi hukum terhadap para tersangka dalam kasus ujaran kebencian. 

"Penyidik ada penundaan (pemanggilan dan pemeriksaan Ahmad Yani). Karena penyidik masih konsentrasi dengan konstruksi hukumnya," kata Awi di Mabes Polri, Senin (26/10/2020).

Lebih lanjut dikatakan dia, untuk pemeriksaan Ahmad Yani sebagai saksi merupakan kewenangan penyidik, apakah keterangan dibutuhkan atau tidaknya.    

"Tentunya peluangnya nanti tergantung penyidik, dibutuhkan atau tidak (keterangan Ahmad Yani) sebagai saksi," ujarnya.    

Untuk diketahui, tim Bareskrim Polri sempat mendatangi rumah Ahmad Yani pada Senin (19/10) malam untuk melakukan penangkapan.      

Sebelumnya penyidik Direktorat Siber Bareskrim Polri akan periksa Ahmad Yani pada Jumat besok 23 Oktober 2020.    

Awi mengatakan bahwa tim penyidik telah mengirimkan surat panggilan pemeriksaan terhadap Ahmad Yani.    

"Penyidik Siber sudah menyiapkan pemanggilan rencananya hari Jumat besok itu," kata Awi di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (22/10/2020).