News

Tujuh Tahun Sembunyikan HIV dari Keluarga, ini 4 Fakta Sosok CEO hayVee, Scott Alfaz


Tujuh Tahun Sembunyikan HIV dari Keluarga, ini 4 Fakta Sosok CEO hayVee, Scott Alfaz
CEO hayVee, Scott Alfaz (Twitter/@ScotchandSoba_)

AKURAT.CO, Baru-baru ini, sosok Chief Executive Officer (CEO) hayVee Scott Alfaz, mencuri perhatian publik. Scott, melalui akun Twitternya, membuat sebuah utas di mana dirinya terkena Human Immunodeficiency Virus (HIV).

Dalam utasnya, ia bahkan mengaku sempat menyembunyikan penyakit tersebut dari keluarganya, selama tujuh tahun lamanya. Meski sempat menyerah, Scott akhirnya bisa melewati masa-masa sulit tersebut berkat dukungan keluarga dan sahabatnya.

Lantas, seperti apakah sosok CEO hayVee tersebut?

Dihimpun oleh AKURAT.CO dari berbagai sumber, berikut 4 fakta menarik Scott Alfaz.

1. Penyebab terkena HIV

Tujuh Tahun Sembunyikan HIV dari Keluarga, ini 4 Fakta Sosok CEO hayVee, Scott Alfaz - Foto 1
Twitter/@ScotchandSoba_

Dalam wawancaranya di sebuah stasiun televisi nasional, Scott menceritakan awal mula dirinya bisa terkena penyakit tersebut. Ia mangatakan penyebab dirinya terkena HIV adalah karena kurangnya edukasi seks yang ia dapat. Selain itu, ia juga mengaku pernah menjadi seorang pemakai narkoba. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab dirinya terjangkit HIV.

2. Sempat ingin bunuh diri

Tujuh Tahun Sembunyikan HIV dari Keluarga, ini 4 Fakta Sosok CEO hayVee, Scott Alfaz - Foto 2
Twitter/@ScotchandSoba_

Kejadian tersebut terjadi saat dirinya masih duduk di bangku perkuliahan. Saat mengetahui dirinya terkena HIV, Scott sempat berkali-kali ingin mengakhiri hidupnya. Bahkan, ia ingin menabrakkan dirinya usai melakukan pengecekan di rumah sakit. Namun, keinginan tersebut ia urungkan. Hal ini karena ia menyadari bahwa saat itu ia masih memiliki keluarga, serta teman-teman yang senantiasa selalu mendukungnya untuk bertahan.

3. Lulusan luar negeri

Tujuh Tahun Sembunyikan HIV dari Keluarga, ini 4 Fakta Sosok CEO hayVee, Scott Alfaz - Foto 3
Twitter/@ScotchandSoba_

Usahanya untuk tak menyerah pun membuahkan hasil. Ia berhasil lulus kuliah dari jurusan Hukum di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta tahun 2015. Tak hanya itu, Scott bahkan berhasil menyelesaikan program masternya di University of Groningen, Netherlands, tahun 2018 lalu.

4. Mendirikan hayVee

Tujuh Tahun Sembunyikan HIV dari Keluarga, ini 4 Fakta Sosok CEO hayVee, Scott Alfaz - Foto 4
Twitter/@ScotchandSoba_

Semangat yang ia peroleh dari orang terdekat membuat Scott bangkit. Ia kemudian memutuskan untuk membuatsebuah aplikasi untuk para penderita HIV, bernama hayVee. Aplikasi kesehatan ia buat sejak Februari 2019 tersebut rencananya akan segera bisa digunakan pada Desember 2019.

Nah, itulah sederet fakta menarik mengenai Scott Alfaz. Beri semangat untuk Scott dan penderita HIV lainnya yuk![]