News

Tujuh RPA di Denpasar Terindikasi Buang Limbah ke Sungai


Tujuh RPA di Denpasar Terindikasi Buang Limbah ke Sungai
Ilustrasi Rumah Potong Ayam (Istimewa)

AKURAT.CO, Cegah penyebaran penyakit unggas dan pencemaran lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar monitoring Rumah Pemotongan Ayam (RPA), di Denpasar, pada Kamis (14/9)..

Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLHK Kota Denpasar , Ida Bagus Putra Wirabawa mengatakan, hasil temuan di lapangan, limbah yang dibuang sudah dikerjasamakan dengan pihak ke 3. Seperti bulu dan usus serta darah ayam dan hasil cucian pemotongan sudah ke bak penampungan.

Namun faktanya, penanganan tersebut belum optimal dan masih perlu untuk dievaluasi. Saat ini ada 7 RPA yang teridentifikasi membuang limbahnya ke sungai.

"Kami melihat penanganan serta pengolahan limbah tersebut sudah cukup baik namun perlu adanya evaluasi kembali mengingat masih adanya limbah yang di buang ke sungai. Ada 7 RPW yang terindikasi membuang limbah ke sungai, "katanya.

Dia menjelaskan, melalui kegiatan ini akan ada pemanggilan kepada pihak terkait untuk menandatangani surat pernyataan untuk melakukan optimalisasi pengolahan limbah cairnya.

Dia mengatakan, kegiatan ini akan terus dilakukan untuk pencegahan dini agar Kota Denpasar terbebas dan bersih dari penyakit.

Pasalnya, limbah yang dibuang ke sungai ini dapat mejadi sarang penyakit dan mengganggu pandangan mata sehingga diperlukan penanganan sejak dini guna mencegah dan meminimalisir munculnya penyakit serta menciptakan Kota Denpasar yang bersih dan asri.

Agar kasus pencemaran lingkungan itu tidak sampai berlarut-larut, pihaknya mengajak semua kegiatan usaha yang dapat mencemari lingkungan agar tidak langsung membuang limbah ke sungai dan tetapi harus diolah dahulu.

Pihaknya juga berharap kepada semua pihak untuk ikut berperan aktif dan berpartisipasi dalam menata dan menjaga lingkungan sekitarnya.

"Kami meminta kepada pengusaha untuk tidak membuang limbah sembarangan," jelasnya. []