News

Tuding Anies Hapus Program Normalisasi Sungai, Syarif Langsung Sindir Politisi PSI

Syarif menyindir Justin Andrian Untayana karena menyebut Gubernur Anies Baswedah hapus program normalisasi sungai.


Tuding Anies Hapus Program Normalisasi Sungai, Syarif Langsung Sindir Politisi PSI
Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Syarif (AKURAT.CO/Yohanes Antonius)

AKURAT.CO, Anggota DPRD DKI Fraksi Partai Gerindra Syarif menyindir Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Justin Andrian Untayana karena menyebut Gubernur Anies Baswedah hapus program normalisasi sungai dari draf RPJMD tahun 2017-2022.

Syarif mengingatkan Justin untuk membaca kembali draf RPJMD tahun 2017-2022. Sebab, program normalisasi yang merupakan warisan gubernur terdahulu, Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama (BTP) masih tercantum.

"Masa seorang politisi enggak baca dulu gitu ya," kata Syarif ketika dihubungi AKURAT.CO, Jumat (12/2/2021).

Tidak hanya kepada Justin, Syarif mengimbau kepada pemangku kepentingan untuk membaca draf RPJMD secara utuh sehingga tidak menimbulkan salah tafsir.

"Jadi kita melihatnya secara lengkap ya," imbuhnya.

Syarif mengaku sudah melihat secara keseluruhan draft RPJMD. Kata dia, program pengendalian banjir dengan konsep normalisasi tertuang di halaman  44 Bab IV.  Program itu kata dia tetap diteruskan pada masa kepemimpinan Anies Baswedan yang saat ini bersinergi dengan Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian PUPR.

"Tidak seperti itu, tidak ada, program normalisasi dihapus di dalam draft RPJMD itu tidak ada.  Itu masih ada di halaman 44  disebut normalisasi itu ada paket-paketnya, paket satu, dua dan tiga," ucapnya.

Syarif melanjutkan, bukti kongkret program normalisasi sungai tetap dikerjakan adalah besarnya anggaran yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membeli lahan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada 2020 telah melakukan proses pengadaan tanah di kawasan aliran Sungai Ciliwung, Pesanggrahan, Sunter, Jarikramat senilai Rp340 miliar. Kemudian, Kali Angke pengerjaannya dilakukan pada 2021.