News

Tuai Simpati, Pengunjuk Rasa George Floyd Lindungi Demonstran Muslim Salat di Jalanan


Tuai Simpati, Pengunjuk Rasa George Floyd Lindungi Demonstran Muslim Salat di Jalanan
Di tengan-tengah protes George Floyd di New York, para demonstran hingga anggota NYPD terlihat mengawal rekan muslim agar bisa salat berjemaah (Instagram/@ussfeeds & Deccan Herald)

AKURAT.CO, Di tengah berbagai insiden kerusuhan karena protes George Floyd atau Black Lives Matter (BLM), ada salah satu peristiwa yang berhasil menyedot simpati warga dunia. Dinilai penuh dengan nilai toleransi, momen viral teranyar ini menunjukkan para demonstran melindungi rekan muslim mereka saat salat di jalanan.

Dalam berbagai video yang diunggah di media sosial, para demonstran terlihat membentengi pengunjuk rasa muslim dengan berdiri melingkari jemaah.

Makin mengundang simpati publik, polisi Amerika Serikat (AS) juga terlihat ikut menjaga para demonstran muslim.

Dijaga polisi serta rekan aksi massa, para muslim tampak khusyuk menunaikan salat jemaah meskipun berada di tengah jalan. Tidak hanya itu, suasana juga terlihat begitu kondusif lantaran tidak ada satupun pengunjuk rasa atau polisi yang bersuara selama salat.

Karena keheningan yang dicoba dijaga para demonstran dan polisi inilah, suara takbir imam dan jemaah bisa terdengar dengan sangat jelas.

Diketahui, kejadian ini berlangsung di jalanan New York. Seorang pengguna media sosial menjelaskan bahwa aparat yang menjaga para jamaah muslim adalah para anggota Departemen Kepolisian Kota New York (NYPD).

"Orang-orang non-Muslim mengelilingi para pengunjuk rasa mereka (dengan membentuk) lingkaran, agar mereka (demonstran muslim) bisa berdoa dengan damai di tengah-tengah protes BLM di New York. Ini begitu luar biasa," tulis salah satu pengguna Instragram dengan akun @ussfeeds pada Jumat (5/6) hari ini.

Sesaat setelah tersebar luas, video langsung sukses menuai banjiran tanda suka hingga pujian dari warganet. Tidak hanya itu, banyak pengguna media sosial dari Indonesia juga terlihat ikut memberikan komentarnya.

"Indah sekali Ya Allah," tulis seorang pengguna Instagram asal Indonesia, @rachzy10.

"Aku yang tak jumatan merasa malu," balas akun @dasef.romly.

"Merinding sih .. Indahnya masyaAllah," tambah @ratih_yah.

Sementara itu, protes massal yang dipicu atas kematian Floyd ini diketahui masih dilakukan oleh warga AS hingga Jumat (5/6). Memasuki pekan kedua, gerakan BLM tidak hanya sukses menjalar ke seluruh negara bagian AS, tetapi juga sejumlah negara lain, termasuk Inggris, Jerman, Selandia Baru, hingga Kanada. []

Dian Dwi Anisa

https://akurat.co