Lifestyle

Travel Bubble Segera Diterapkan, 5 Negara Akan Tembak Langsung?

Demi memulihkan sektor pariwisata, pemerintah akan menerapkan kebijakan travel bubble. Sandiaga Uno sudah lakukan pertemuan dengan Dubes RI untuk Qatar


Travel Bubble Segera Diterapkan, 5 Negara Akan Tembak Langsung?
Pura Ulun Danu Beratan, Bali (Indonesia.travel)

AKURAT.CO, Demi memulihkan sektor pariwisata akibat pandemi Covid-19, pemerintah akan menerapkan kebijakan travel bubble. Travel bubble adalah saat dua atau lebih negara sepakat untuk menciptakan gelembung perjalanan yang memudahkan penduduk yang tinggal di dalamnya untuk melakukan perjalanan. Artinya, penduduk yang ada di dalam gelembung tersebut tidak wajib menjalani karantina mandiri, dan dapat melakukan perjalanan dengan bebas.

Travel bubble rencananya akan dimulai pada Juni 2021. Dan sejauh ini Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno telah memfinalkan rencana kerja sama dengan pembukaan gerbang wisatawan asing dengan lima negara, yakni Uni Emirat Arab dan Qatar, China, Singapura, serta Belanda.

Sandiaga Uno sendiri diketahui telah melakukan pertemuan dengan Duta Besar Indonesia untuk Qatar, Ridwan Hassan. Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas peluang atau potensi kerja sama di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif.  Diantaranya, mengenai rencana travel corridor arrangement (TCA) untuk membuka kembali jalur penerbangan langsung dari Doha ke Bali.

“Ini merupakan langkah cepat kami untuk memperkuat kerja sama bilateral dengan Qatar, yang bidang investasi, perdagangan, serta pariwisatanya telah diakui oleh dunia internasional. Untuk itu, mungkin yang bisa kita lakukan segera adalah membuat MoU. Kemudian, dalam persiapan travel corridor arrangement dapat diusulkan Qatar dipertimbangkan mengingat Qatar bisa kembali membuka penerbangan langsung ke Bali, hal ini harus kita koordinasikan dengan Ibu Menteri Luar Negeri,” ujar Sandiaga Uno, baru-baru ini.

Rencananya, travel bubble akan dilakukan daerah yang mengandalkan sektor pariwisata, yakni  Bali, Bintan, dan Batam. Pemerintah daerah pun telah menetapkan zona hijau di dua provinsi tersebut. Di Bali, zona hijau akan diterapkan di Sanur, Ubud dan Nusa Dua. Sedangkan di Kepulauan Riau, pemerintah menetapkan zona hijau di tiga resort di kawasan Bintan dan beberapa titik sentra golf di Batam, demikian yang disampaikan Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan COVID-19, Sonny Harmadi. 

"Pemerintah tengah mematangkan penerapan travel bubble di tiga wilayah tersebut," kata Sonny.

Sonny melanjutkan, dalam proses pelaksanaan travel bubble, pemerintah akan menetapkan syarat yang cukup ketat bagi wisatawan asing yang masuk ke Indonesia, seperti memastikan tes swab PCR para wisatawan asing negatif corona sebelum berangkat dan selepas tiba di Indonesia. Hasil tes PCR pun harus dikeluarkan institusi kesehatan yang sama-sama diakui kedua negara yang sepakat melakukan travel bubble. 

Pemerintah juga akan mengatur wisatawan mancanegara yang masuk ke Tanah Air telah menjalani vaksinasi Covid-19. Selain itu, Satgas Penanganan COVID-19 akan membentuk dan menempatkan petugas satgas di tempat wisata dan memastikan protokol kesehatan diterapkan dengan baik. 

"Tempat wisata saat ini telah didorong untuk menerapkan kebijakan Kementerian Pariwisata berupa protokol kesehatan yang berbasis pada Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability (CHSE)," kata Sonny. 

Meski diangap sebagai salah satu cara untuk membangkitkan sektor pariwisata, penerapa travel bubble tetap harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak menciptakan gelombang kedua virus corona.[]

Bonifasius Sedu Beribe

https://akurat.co