News

Transportasi Umum di Jakarta Boleh Angkut Penumpang 100%, tapi...

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan aturan terbaru terkait kapasitas angkut dan jam operasional transportasi umum selama PPKM Level 2.


Transportasi Umum di Jakarta Boleh Angkut Penumpang 100%, tapi...
Penumpang berada di dalam bus TransJakarta di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (10/10/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan aturan terbaru terkait kapasitas angkut dan jam operasional transportasi umum selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2. Saat ini, seluruh moda transportasi umum diizinkan menggunakan kapasitas angkut 100 persen.

Aturan baru tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Nomor 441 Tahun 2021.

"Pembatasan kapasitas angkut bagi pengguna moda transportasi untuk pergerakan orang dan barang sebagaimana dimaksud dalam diktum kesatu huruf a diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 100 persen dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat," tulis surat keputusan yang ditandatangani Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo yang dikutip AKURAT.CO, Jakarta, Selasa (21/10/2021).

Meski melonggarkan kapasitas angkut penumpang, akan tetapi Pemprov DKI Jakarta masih mengatur waktu operasional yang masih dibatasi.

  • Transjakarta diizinkan beroperasi pukul 05.00-21.30 WIB 
  • Angkutan umum reguler dalam trayek beroperasi pukul 05.00-21.30 WIB
  • Moda Raya Terpadu (MRT) beroperasi pukul 05.00-21.30 WIB
  • Lintas Raya Terpadu (LRT) beroperasi pukul 05.00-21.30 WIB
  • Angkutan perairan diizinkan beroperasi pukul 05.00-18.00 WIB
  • Angkutan malam hari atau angkutan tenaga kesehatan pukul 21.30-22.30 WIB
  • KRL Jabodetabek sesuai pola operasional KRL

Selain itu, kebijakan ini juga tertuang dalam lampiran Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI Nomor 1.245 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 2 Corona Virus Disease 2019. Kepgub ini diteken Gubernur Anies Baswedan pada 18 Oktober 2021.

"Diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 100 persen, dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat," demikian tulis peraturan itu.

Kegiatan pada moda transportasi yang diatur adalah kendaraan umum, angkutan massal, taksi konvensional dan online, dan kendaraan sewa atau rental.

"Pengendara, pekerja, dan pengguna transportasi publik telah divaksinasi," tulisnya.

Sebagai informasi, status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di DKI Jakarta sudah diturunkan dari level 3 menjadi level 2.