News

Transisi PSBB, Peniadaan Sistem Ganjil Genap Ikut Diperpanjang


Transisi PSBB, Peniadaan Sistem Ganjil Genap Ikut Diperpanjang
Ratusan kendaraan terjebak kepadatan lalu lintas di pagi hari di kawasan Jalan DI Panjaitan, Jakarta, Selasa (2/6/2020). Menjelang pemberlakuan new normal, sejumlah ruas jalan di ibu kota mengalami kemacetan. Peningkatan volume kendaraan tersebut imbas belum berlakunya kebijakan ganjil-genap di Jakarta. (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan resmi menetapkan Jakarta transisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Namun, sejumlah tempat ibadah dan Mall boleh beroperasi dengan protokol kesehatan.

Dengan ditetapkannya sistem transisi PSBB di wilayah DKI Jakarta, maka Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya masih meniadakan sistem penindakan Ganjil-Genap.

"Pembatasan Ranmor dengan sistem Ganjil Genap (Gage) terhitung mulai tanggal 5 Juni 2020 sampai seminggu kedepan tetap ditiadakan," ujar Kasubdit Bin Gakkum Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar Kamis (4/6/2020).

Fahri melanjutkan, dirinya belum bisa memastikan apakah setelah satu pekan ditiadakan bakal kembali dioperasikan. Sebab, pihaknya akan menyesuaikan dengan kebijakan dari Pemprov DKI Jakarta.

"Nanti kita lihat evalusinya," ungkap dia.

Sebelumnya diketahui, sejak pandemi Covid-19 Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menidakan sistem Ganjil Genap. Hal ini karena situasi lalu lintas di Jakarta dinilai sepi dari kendaraan yang lalu lalang.

Peniadaan ini mengikuti kebijakan dari Pemprov DKI Jakarta lantaran PSBB terus dilakukan perpanjangan.[]

Ridwansyah Rakhman

https://akurat.co