Ekonomi

Transformasi SDM, Erick Thohir Tuntut Direksi dan Komisaris BUMN Kompak dan Seimbang

Erick Thohir menegaskan pihaknya sangat berharap Direksi dan Komisaris BUMN dapat menjadi tim yang kompak dan seimbang


Transformasi SDM, Erick Thohir Tuntut Direksi dan Komisaris BUMN Kompak dan Seimbang
Menteri BUMN Erick Thohir ketika ditemui di Jakarta, Jum'at (17/1/2020) (AKURAT. CO/Atikah Umiyani)

AKURAT.CO, Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan pihaknya sangat berharap Direksi dan Komisaris BUMN dapat menjadi tim yang kompak dan seimbang.

"Karena challenge yang terbesar hari ini justru bisnis model masing-masing BUMN ini setelah pasca COVID-19 bisa hidup atau enggak. Kita harus berjujur diri, dibawah 50% yang sudah siap berkompetisi secara terbuka dengan asing dan swasta, 60% itu masih bergantung kepada penugasan ataupun masih dalam situasi comfort zone," ungkap Erick Thohir dalam live instagram pribadinya @erickthohir, Jumat (25/6/2021).

Dalam kesempatan itu, Erick juga menekankan bahwa keseimbangan kerjasama antara keduanya merupakan hal yang sangat penting. Menurutnya, Teamwork itu menjadi kunci. Sebab ia tidak ingin disaat negara membutuhkannya, pihaknya hanya bagian yang bisa mengkritik atau menonton dari luar. 

"Pemimpin itu harus hadir, karena saya tidak yakin transformasi hanya dari sayanya aja atau dari Komisarisnya aja atau dari kita. Ini harus sama-sama baru kita bisa naik kelas. Program onboarding ini saya rasa sangat positif. Ini bagian dari perubahan kultur bersama-sama. Jadi kalau individu-individu direksi dan komisaris yang tidak percaya dengan transformasi ini ya tidak usah ikut," serunya.

Erick Thohir pun membeberkan proses yang harus dilalui oleh semua komisaris, direksi dan jajaran manajemen di BUMN saat baru bergabung di perusahaan BUMN. Pasalnya, apa pun latar belakangnya semua komisaris, direksi dan jajaran manajemen di BUMN akan menjalani sesi orientasi saat baru bergabung, pelatihan lanjutan selama menjabat, dan juga pelatihan tingkat advance.

OIeh karena itu, pihaknya sangat mendorong keberadaan BUMN Leadership & Management Institute (BLMI) yang digadang-gadang merupakan wujud transformasi sumber daya manusia (SDM) atau human capital BUMN.

"Keberadaan BLMI adalah wujud keseriusan transformasi human capital di BUMN dengan program yang terstruktur, menyeluruh, dan berkelanjutan," jelas Erick. 

Katanya, sebelum ada BLMI, masing-masing BUMN memiliki Corporate University sendiri-sendiri. Dengan standar yang tidak sama, tergantung kemampuan perusahaan. Tetapi sekarang semua pemimpin di BUMN bisa mengakses program dengan standar kelas dunia yang holistik.

"Saya akan kawal program ini karena ini menjadi kunci transformasi BUMN menjadi perusahaan yang akuntabel, profesional, dan berkelas dunia," sambungnya.