News

Tragis! Mobil Listrik China 'Nio' Terjun dari Lantai 3 saat Uji Coba, 2 Orang Tewas

Klarifikasi awal oleh Nio tentang penyebab kecelakaan itu menuai banyak kecaman dari warganet China.


Tragis! Mobil Listrik China 'Nio' Terjun dari Lantai 3 saat Uji Coba, 2 Orang Tewas
Seorang staf Nio dan 1 orang dari perusahaan mitra tewas dalam kecelakaan setelah mobil listrik yang diuji coba terjun dari lantai 3 kantornya. (Weibo)

AKURAT.CO Sebuah mobil listrik Nio dari China jatuh dari lantai 3 kantor pusatnya di Shanghai, menurut produsen mobil tersebut. Akibatnya, 1 anggota staf dan 1 orang dari perusahaan mitra tewas dalam kecelakaan itu.

Dilansir dari BBC, kecelakaan terjadi pada Rabu (22/6) sekitar pukul 17.20 waktu setempat. Kedua korban tewas berada di dalam mobil tersebut saat jatuh dari gedung.

Nio mengatakan pihaknya segera memulai penyelidikan atas insiden tersebut dengan bekerja sama dengan pejabat pemerintah.

baca juga:

Area lantai 3 tempat mobil jatuh dideskripsikan secara beragam. Ada yang menyebutnya sebagai ruang pamer, fasilitas pengujian, hingga tempat parkir mobil.

Tragis Mobil Listrik China Nio Terjun dari Lantai 3 saat Uji Coba, 2 Orang Tewas - Foto 1
Weibo

"Perusahaan kami telah bekerja sama dengan departemen keamanan publik untuk meluncurkan penyelidikan dan menganalisis penyebab kecelakaan. Berdasarkan analisis situasi di tempat kejadian, kami dapat mengonfirmasi di awal bahwa ini adalah murni kecelakaan (bukan disebabkan oleh kendaraan)," bunyi pernyataan perusahaan.

Pernyataan awal Nio di Weibo menggaet lebih dari 1.000 komentar dalam waktu setengah jam, tetapi kemudian dihapus. Kalimat terakhir berbunyi 'tak terkait dengan mobil itu sendiri' memicu banyak tanggapan marah dari warganet.

"Ini menunjukkan kejamnya kapitalisme," bunyi salah satu komentar.

"Kalimat terakhir sangat acuh tak acuh. Mereka [penguji] datang untuk menguji mobil, tapi Anda mengatakan [kecelakaan itu] tak ada hubungannya dengan mobil?" timpal lainnya.

"Seharusnya biro keamanan publik mengonfirmasi apakah itu kecelakaan atau bukan," tuntut warganet.

Sejak saat itu, produsen mobil tersebut telah mengunggah versi revisi dari pernyataan itu, tetapi masih mengacu pada kecelakaan. Bagian 'bukan disebabkan oleh mobil' pun ditempatkan dalam tanda kurung tampaknya supaya mengecilkan bagian kalimat tersebut. Sementara itu, semua komentar untuk unggahan baru ini berbunyi 'RIP'.

Nio berada di garis depan dalam upaya China untuk mendominasi industri mobil listrik. Perusahaan ini telah banyak mempertaruhkan baterai yang dapat diganti di mobilnya untuk mengatasi kekhawatiran pelanggan soal seringnya pengisian ulang.

Perusahaan ini merupakan saingan produsen mobil listrik Elon Musk, Tesla, yang berbasis di Amerika Serikat. Tesla sendiri punya pabrik manufaktur besar di Shanghai.[]