News

TPA Piyungan Kembali Dibuka, Butuh Seminggu Angkut Ribuan Ton Sampah di Yogyakarta

Dibutuhkan waktu sekitar sepekan untuk membersihkan ribuan ton sampah


TPA Piyungan Kembali Dibuka, Butuh Seminggu Angkut Ribuan Ton Sampah di Yogyakarta
Sampah menggunung di depo dan TPS Kota Yogyakarta, Selasa (10/5/2022). (AKURAT/Kumoro Damarjati)

AKURAT.CO, Blokade akses menuju Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Regional Piyungan telah dibuka, Kamis (12/5/2022). Namun, dibutuhkan waktu sekitar sepekan untuk membersihkan ribuan ton sampah yang sempat terbengkalai di Kota Yogyakarta.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan, normalisasi di berbagai Tempat Penampungan Sementara (TPS) dan belasan depo mengerahkan seluruh armada truk dan compactor untuk mengangkut tumpukan sampah-sampah ke TPA Piyungan.  

"Kita butuh waktu sekitar satu minggu untuk membersihkan seluruh sampah yang sekitar 5 sampai 6 hari ya yang kemarin terhenti. Kita butuh waktu sekitar seminggu. Kita mengerahkan seluruh armada truk maupun compactor untuk pengangkutannya," kata Heroe ditemui di kawasan Kotabaru, Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Kamis (12/5/2022).

baca juga:

Heroe menyebut, dengan perkiraan produksi sampah harian yang mencapai 350 ton, maka hitungan kasarnya telah terkumpul sekitar 2 ribu ton sampah di Kota Yogyakarta sepanjang penutupan TPA Piyungan.

"Pokoknya satu minggu kita lakukan. Kita lakukan terus menerus karena kan yang tertumpuk hari ini ada 2 ribu ton. Sedangkan kita selama seminggu ini harus kita kerjakan," tegasnya.

Pihaknya pun meminta masyarakat bersabar selama proses pengangkutan dari TPS dan depo ke TPA berlangsung. Pasalnya, perpindahan sampah tidak bisa serentak. 

"Kita kan ada lebih dari 16 tempat pembuangan sementara dan itu yang besar-besar dan ada beberapa yang kecil-kecil banyak sekali. Nah sekarang ini kita fokus kepada yang di jalur-jalur protokol dan juga di tempat-tempat pembuangan sampah yang penumpukan sudah besar," ujarnya.

Lebih jauh, Heroe meminta masyarakat ke depan mau memilah atau bahkan mengolah sampahnya terlebih dahulu sebelum membuangnya.

"Ya, kan sebagian titik-titik sudah kita bersihkan beberapa yang sudah bersih ya bisa buang lagi. Kalau belum bersih ya minta ditahan dulu," pungkasnya. []