Tech

Top Kreator TikTok Bagikan Tips Membuat Konten Edukasi Menarik

Para kreator menyarankan untuk menyesuaikannya dengan apa yang kita kuasai atau gemari


Top Kreator TikTok Bagikan Tips Membuat Konten Edukasi Menarik
Ilustrasi penggunaan aplikasi TikTok (Rafael Henrique/SOPA Images/LightRocket/Getty Images )

AKURAT.CO Konten edukasi atau berbasis skill merupakan salah satu konten yang dengan pertumbuhan paling cepat di platform TikTok. TikTok mencatat pertumbuhan banyak kreator dari berbagai latar belakang dan profesi yang memberikan inspirasi dan informasi bermanfaat.

Membuat konten edukasi di TikTok terdengar sulit, namun sejumlah kreator membagikan tips dan inspirasi agar bisa konsisten menghasilkan konten yang informatif dan edukatif, sehingga bisa memberikan manfaat bagi pengguna dan masyarakat umum. 

Berikut adalah beberapa tips yang dikumpulkan dari para top kreator TikTok di bidang edukasi:

Tentukan ciri khas konten sesuai dengan passion dan skill

Untuk menentukan konten apa yang bisa menjadi ciri khas kita, para kreator menyarankan untuk menyesuaikannya dengan apa yang kita kuasai atau gemari. Dengan begitu, konten yang dihasilkan pun bisa lebih akurat dan bermanfaat. 

"Menghasilkan konten sesuai skill kita juga akan membantu kita untuk tidak kehabisan ide, karena masih seputar apa yang kita sukai atau yang kita jalani sehari-hari," kata Erika Richardo, kreator yang konsisten mengunggah konten seputar hobi melukisnya.

Konsistensi untuk terus meningkatkan kualitas konten

Mendapatkan banyak views dan likes terkadang bisa membuat kita terlena untuk fokus kepada dua hal tersebut. Namun, konsistensi dalam mengunggah konten justru menjadi faktor penting untuk meningkatkan kualitas konten. 

Tips ini disampaikan oleh Urrofi, kreator foto dan videografi, yang berhasil membangun bisnis Urro Films sejak aktif di TikTok. "Sebaiknya kita tidak overthinking terhadap konten yang ingin kita unggah. Semakin konsisten kita mengunggah konten, jam terbang untuk membuat konten pun semakin tinggi, dan kita bisa melihat kualitas mana yang perlu ditingkatkan," kata Urrofi.