News

Tonga Keluarkan Peringatan Tsunami setelah Erupsi Raksasa Terjadi

Peringatan tsunami di Tonga.


Tonga Keluarkan Peringatan Tsunami setelah Erupsi Raksasa Terjadi
Peristiwa tersebut terjadi tepat ketika di akhir rangkaian erupsi meletusnya gunung berapi Hunga Tonga-Hunga Ha’apal. (adelaidenow.com.au)

AKURAT.CO, Peringatan terkait tsunami telah diumumkan di sejumlah negara termasuk Tonga, Fiji, dan Selandia Baru setelah terjadinya erupsi raksasa gunung berapi bawah laut. 

Sejumlah cuplikan video media sosial dari Tonga memperlihatkan adanya sejumlah gelombang air laut menyapu sebuah gereja dan beberapa rumah. Sejumlah saksi menyatakan bahwa melihat abu yang jatuh di atas ibu kota negara, Nuku’alofa. 

Warga di sekitar wilayah tersebut kini juga telah diperingatkan untuk segera pindah ke tanah yang lebih tinggi. 

Peristiwa tersebut terjadi tepat ketika di akhir rangkaian erupsi meletusnya gunung berapi Hunga Tonga-Hunga Ha’apal.  

Erupsi yang terjadi selama delapan menit tersebut terdengar sangatlah mengerikan. Bahkan, suaranya pun seperti sebuah guntur yang begitu keras. Padahal erupsi tersebut terjadi di Fiji, lebih dari 800 kilometer jauhnya dari ibu kota Fiji, Suva. 

Dilansir dari Layanan Geologi Tonga, gumpalan gas, asap, dan abu yang berasal dari letusan gunung berapi tersebut menjangkau hingga jarak 20 kilometer. 

Ibukota Tonga terletak hanya sekitar 65 kilometer di bagian utara gunung berapi Hunga Tonga-Hunga Ha’apai. Dilansir dari Biro Meteorologi Australia, sebuah gelombang tsunami setinggi 1,2 meter terlihat di wilayah tersebut. 

Di Selandia Baru, di mana jaraknya lebih dari 2,3 ribu kilometer, pemerintah setempat telah memberikan peringatan terkait gelombang badai akibat erupsi gunung berapi tersebut. 

Agensi Manajemen Darurat Nasional dari Selandia Baru menyatakan bahwa sejumlah area di negara tersebut terlihat munculnya beberapa gelombang yang tidak biasa dan kuat dan meningkatnya gelombang badai di wilayah pesisir. 

“Energi yang dilepaskan terasa sangat mencengangkan. Sejumlah laporan juga menyatakan banyak orang telah mendengar ledakan sonik di seluruh Selandia Baru,” tulis Peramal cuaca lokal, Weather Watch. []