News

Tomi Satryatomo Beberkan Penyebab Elektabilitas Partai Demokrat Moncer

Tomi Satryatomo menyorot hasil survei lembaga terkemuka yang menunjukkan tren elektabilitas partainya dan Ketua Umum AHY cenderung naik.


Tomi Satryatomo Beberkan Penyebab Elektabilitas Partai Demokrat Moncer
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (Dok. AKURAT.CO)

AKURAT.CO, Kepala Balitbang DPP Partai Demokrat Tomi Satryatomo menyorot hasil survei lembaga terkemuka yang menunjukkan tren elektabilitas partainya dan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) cenderung naik.

Lembaga survei yang dimaksud Tomi adalah  Indikator maupun Polmatrix. Kedua lembaga itu merilis hasil surveinya secara terpisah pada Minggu (5/12/2021).

Survei Indikator menunjukkan tren elektabilitas Partai Demokrat naik dari 4,6% (Januari, 2020), 5,6% (September, 2020), 5,4% (Januari, 2021), 7,5% (April, 2021), 9% (Juli, 2021) hingga 10% (Desember, 2021). Dengan angka elektabilitas 10% tersebut, Partai Demokrat berada pada urutan keempat partai dengan elektabilitas tertinggi setelah PDI-P (26,4%), Gerindra (15,2%), dan hanya berselisih tipis dengan Partai Golkar (10,6%) pada akhir tahun 2021 ini.

baca juga:

Survei Indikator diselenggarakan antara 2-6 November 2021, terhadap 2.020 responden dengan toleransi kesalahan 2,9% dan tingkat kepercayaan 95%.

Sementara, berdasarkan survei Polmatrix elektabilitas Partai Demokrat bergerak naik dari 3,8% (Mei 2020), 3,7% (September, 2020), 7,5% (Desember, 2020), 8,1% (April, 2021), 11,3% (Agustus, 2021) dan 9% (Desember, 2021).

Perolehan elektabilitas 9% ini mendudukkan Partai Demokrat dalam empat besar partai dengan elektabilitas tertinggi bersama PDI-P (15,8%), Gerindra (11%) dan hanya berselisih tipis dengan PKB (9,4%).

Tren ektabilitas Ketum AHY juga terus naik, dari 2,7% (Mei, 2020), 2,5% (September, 2020), 2,3% (Desember, 2020), 3,4% (April, 2021), 4,5% (Agustus, 2021), dan 4,2% (Desember, 2021).

Survei Polmatrix diselenggarakan pada periode 21-30 November 2021 terhadap 2.000 responden dengan toleransi kesalahan 2,2% dan tingkat kepercayaan 95%.

Tomi menilai, tren kenaikan itu tidak lepas dari kemenangan AHY atas Moeldoko yang bersengketa.

"Ini bukan hanya menunjukkan AHY mampu mengikuti lika-liku hukum, tapi juga kemampuan politik AHY untuk merangkul elemen-elemen kekuasaan lainnya," ujar Tomi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/12/2021).

Tomi mengatakan, dukungan publik terhadap Partai Demokrat tidak perlu diragukan. Dia menilai publik mendukung upayat AHY Cs melawan kubu Moeldoko.

"Kemenangan AHY di ranah politik dan hukum inilah yang meyakinkan publik bahwa AHY memiliki kemampuan kepemimpinan yang menjanjikan, yang dibutuhkan untuk membawa bangsa ini menjadi lebih baik," ucapnya.

"Rakyat Indonesia memang menggandrungi persatuan, tetapi rentan perpecahan, maka pemimpin yang merangkul semua elemen dan tetap tegas melawan ketidakbenaran seperti inilah yang dicari," jelas Tomi lebih lanjut.[]