News

Tolak Masuk Kelompok Pegawai KPK Bisa Dibina, Novel: Ini Penghinaan!

Sebanyak 51 dari 75 pegawai KPK yang tak lolos TWK bakal dipecat


Tolak Masuk Kelompok Pegawai KPK Bisa Dibina, Novel: Ini Penghinaan!
Penyidik senior KPK Novel Baswedan saat memberikan sambutan kepada karyawan dan wartawan di hari pertama kerja di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (27/7/2018). Novel Baswedan mulai kembali bekerja di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terhitung Jumat (27/7). Setelah absen selama 16 bulan memberantas korupsi lantaran untuk rehabilitasi pasca disiram air keras pada 11 April 2017 lalu. (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Sebanyak 51 dari 75 pegawai KPK yang tak lolos TWK bakal dipecat. Sedangkan 24 pegawai lainnya masih dimungkinkan untuk dibina.

Menanggapi putusan itu, penyidik senior KPK Novel Baswedan tegas menyatakan bahwa pengkategorian itu bentuk penghinaan. Novel menyatakan akan menolak jika masuk kelompok 24 pegawai yang masih dibina.

"Ini penghinaan, seandainya orang dilekatkan stigma seolah-olah adalah seorang yang tidak Pancasilais dan segala macam itu kan menghina ya," kata Novel kepada media, Kamis (27/5/2021).

Novel kembali menegaskan dirinya akan menolak apabila dimasukan ke dalam 24 nama pegawai yang masih bisa dibina.

"Tidak, saya pun jika masuk ke 24 nama itu akan menolak (dibina)," kata Novel Baswedan.

Seperti diketahui, rapat koordinasi antara pimpinan KPK, Kepala BKN, Menpan RB, serta Menkumham memutuskan bahwa 51 dari 75 pegawai KPK yang tak lulus TWK bakal dipecat. Sedangkan 24 pegawai lainnya masih dimungkinkan untuk dibina. []