News

Tolak Deklarasi Anies Capres 2024, Musni Umar: Pemilu Masih Jauh!

Musni Umar tidak setuju deklarasi dari gerakan relawan yang tergabung dalam ANIES untuk mendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan maju capres 2024.


Tolak Deklarasi Anies Capres 2024, Musni Umar: Pemilu Masih Jauh!
Sosiolog, Musni Umar (Twitter/@musniumar)

AKURAT.CO, Rektor Universitas Ibnu Chaldun Musni Umar tidak setuju adanya deklarasi dari gerakan relawan yang tergabung dalam Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera (Anies) untuk mendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan maju sebagai calon presiden di Pilpres 2024.

Musni meminta agar Anies tetap fokus menyelesaikan masa baktinya sampai 16 Oktober 2022. Sebab, menurutnya, ajang kontestasi Pemilu 2024 masih jauh.

"Saya tidak setuju deklarasi. Biar Pak Anies selesaikan masa baktinya sampai 16 Oktober 2022. Pemilu masih jauh," ujarnya sebagaimana dikutip AKURAT.CO dari akun Twitter @musniumar, Jakarta, Rabu (20/10/2021).

Seperti diketahui, deklarasi itu dilakukan di gedung Juang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (20/10/2021).

Koordinator Deklarator La Ode Basir mengungkapkan, pihaknya mendukung Anies karena prestasinya selama empat tahun belakangan memimpin Jakarta. 

"Banyak poin sebagai instrumen keberhasilan Anies. Atas dasar itu kami membentuk satu komunitas Anies, Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera, mendeklarsikan diri mendukung penuh Anies maju presiden RI. Kami bekerja untuk mendukung pencalonan bapak Anies Rasyid Baswedan," kata La Ode Basir saat konferensi pers secara virtual, Rabu (20/10/2021). 

Instrumen keberhasilan Anies itu, kata dia, sangat banyak. Diantaranya, keberhasilan Pemprov DKI Jakarta meraih penilaian wajar tanpa pengecualian (WTP) selama tiga tahun berturut-turut, penghargaan pemerintah yang akuntabel dari Kemendagri, KJP Plus di bidang pendidikan, bantuan untuk Lansia, Kartu Jakarta Sehat (KJS), pembangunan infrastruktur jalan, perbaikan fasilitas kesehatan dan penataan kota yang semakin baik. 

"Sangat senang menjadi warga Jakarta. Semua mendapat perhatian," katanya. []