Ekonomi

Tol Cisumdawu Seksi Cileunyi - Pamulihan Bakal Beroperasi, Apa Keistimewaannya?

penyelesaian pembangunan Jalan Tol Cisumdawu sangat penting untuk meningkatkan efektivitas operasional Bandara Kertajati, Pelabuhan Patimban


Tol Cisumdawu Seksi Cileunyi - Pamulihan Bakal Beroperasi, Apa Keistimewaannya?
Tol Cisumdawu Seksi Cileunyi - Pamulihan (Dok. Humas KemenPUPR)

AKURAT.CO, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengklaim penyelesaian pembangunan Jalan Tol Cisumdawu sangat penting untuk meningkatkan efektivitas operasional Bandara Kertajati, Pelabuhan Patimban, serta pengembangan ekonomi kawasan Ciayu Majakuning dan Kawasan Rebana Jawa Barat (Jabar).

“Saya apresiasi upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Ditjen Bina Marga dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dalam rangka percepatan penyelesaian Tol Cisumdawu," kata Menteri Basuki Hadimuljono dalam keterangan resmi, Selasa (25/1/2022).

Sementara itu, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengatakan berdasarkan hasil uji coba, Tol Seksi Cileunyi - Pamulihan dapat memangkas waktu tempuh dari sebelumnya via Jalan Raya Bandung - Cirebon membutuhkan sekitar 60 menit menjadi sekitar 15 menit.

baca juga:

"Dengan demikian, arus mobilisasi barang dan jasa menjadi lebih efisien sehingga industri dan pariwisata di wilayah sekitar dapat terus tumbuh," jelas Danang Parkesit.

Danang Parikesit menambahkan apabila seluruh ruas Tol Cisumdawu beroperasi dan terkoneksi dengan Akses Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati manfaatnya yang dirasakan akan semakin besar. Jarak dan waktu tempuh perjalanan dari wilayah Bandung ke Bandara Kertajati secara signifikan terpangkas hingga 50 persen.

"Kalau saat ini jarak dari Bandung ke Bandara Kertajati sekitar 160-180 km, sedangkan dengan adanya Tol Cisumdawu menjadi sekitar 60 km. Harapannya Bandung menuju Kertajati bisa 1 jam," ujar Danang.

Sebagai informasi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melaksanakan seremonial Pengoperasian Tol Cileunyi - Sumedang - Dawuan (Cisumdawu) Seksi 1 Cileunyi - Pamulihan pada Senin (24/1/2022). Penyelesaian Jalan Tol Cisumdawu sepanjang 62 km guna meningkatkan integrasi antarwilayah di Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Konstruksi Tol Cisumdawu Seksi 1 Cileunyi - Pamulihan telah dilakukan Uji Laik Fungsi pada 17-18 Januari 2022 sebagai bagian dari spesifikasi teknis persyaratan dan perlengkapan Jalan Tol sesuai dengan standar managemen dan keselamatan lalu lintas telah terpenuhi dengan baik sebelum dioperasikan.Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu terdiri dari 6 seksi yang dibangun dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan biaya konstruksi Rp5,5 triliun. Dari keenam seksi, Seksi 1 Cileunyi-Pamulihan  sepanjang 11,45 km dan Seksi 2 Pamulihan-Sumedang sepanjang 17,05 km dikerjakan oleh Pemerintah sebagai bagian dari viability gap fund (VGF) guna menaikkan kelayakan investasi tol tersebut. Saat ini progres fisik Seksi 2 mencapai 97 persen.

Kemudian Seksi 3-6 dikerjakan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yakni PT. Citra Karya Jabar Tol (CKJT). Untuk Seksi 3 dari Sumedang ke Cimalaka sepanjang 4,05 km konstruksinya telah rampung 100 persen. Selanjutnya pembangunan Seksi 4 Cimalaka - Legok sepanjang 8,20 km konstruksinya sudah 18,9 persen, dan seksi 5 Legok - Ujung Jaya sepanjang 14,9 km progres konstruksinya sebesar 37,3 persen. Sedangkan Seksi 6 Ujung Jaya-Dawuan progres konstruksinya sudah 86,5 persen.

"Tantangan paling besar di Seksi 2 karena ada longsoran dan telah dilakukan perkuatan tanahnya. Kita akan terus percepat, harapan kami sekurang-kurangnya pertengahan tahun ini seluruhnya sudah selesai," tutur Danang.[]