Lifestyle

Sambut Hari Gizi Nasional, Tokopedia Ungkap Tren Produk Makanan Kekinian Sepanjang 2022

Sambut Hari Gizi Nasional, Tokopedia Ungkap Tren Produk Makanan Kekinian Sepanjang  2022
Tokopedia sambut hari gizi nasional 2023 (Akurat.co)

AKURAT.CO, Salah satu marketplace terbesar di Indonesia, Tokopedia menyambut hari gizi nasional yang jatuh pada 25 Januari 2023 dengan merangkum beberapa makanan dan minuman sehat yang paling digemari oleh para customer sepanjng tahun 2022.

Marketplace yang sudah berdiri sejak tahun 2009 ini, hingga saat ini telah memiliki lebih dari 12 juta penjual dan selalu konsisten mendukung produk-produk UMKM lokal yang tentu saja berkualitas. Tak terkecuali makanan dan minuman sehat yang dijual di Tokopedia juga merupakan beberapa produk UMKM lokal.

“Jus lemon, biji-bijian seperti chia, granola, madu hingga sereal menjadi beberapa makanan serta minuman sehat paling laris di Tokopedia sepanjang 2022,” ujar Head of External Communications Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya dalam acara media gathering, Senin (24/1/2023) di bilangan Jakarta Selatan.

baca juga:

Tokopedia melalui kampanye Tokopedia Nyam! terus membantu pegiat usaha, khususnya UMKM lokal makanan dan minuman (makmin) sehat dari seluruh daerah di Indonesia, untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Inisiatif Hyperlocal juga terus digencarkan ​​untuk mendekatkan penjual-termasuk di industri makmin sehat-dengan pembeli di mana pun mereka berada.

“Contoh manifestasinya, ada Kumpulan Toko Pilihan (KTP) untuk membantu UMKM memperluas jangkauan pasar di dalam kota dan sekitarnya. Selain itu, ada Dilayani Tokopedia agar UMKM bisa menjangkau pembeli di luar kota,” tambah Ekhel.

“Ada pula fitur Bagikan Alamat yang memungkinkan masyarakat mengirim hampers, termasuk hampers makmin sehat, dengan lebih mudah melalui aplikasi Tokopedia sehingga tidak perlu memasukkan alamat yang dituju secara manual,” ujar Ekhel.

Berkat deretan inisiatif tersebut, Tokopedia mencatat berbagai temuan menarik seputar makmin sehat di 2022. Kampar (Riau), Pringsewu (Lampung), Tabanan (Bali), Dumai (Riau) dan Buleleng (Bali) menjadi wilayah dengan peningkatan jumlah transaksi makmin sehat paling tinggi.

Di sisi lain, wilayah dengan peningkatan penjual makmin sehat paling tinggi adalah Kotawaringin (Kalteng), Lampung Timur (Lampung), Indragiri Hulu (Riau), Bukittinggi (Sumbar) dan Musi Banyuasin (Sumsel).

Sementara itu, Bengkalis (Riau), Lampung Tengah (Lampung), Demak (Jateng), Kubu Raya (Kalbar) dan Buleleng (Bali) mengalami lonjakan pembeli makmin sehat paling tinggi pada 2022.

Dengan data tersebut tak dipungkiri bahwa memang masyarakat Indonesia semakin peduli akan pentingnya menjaga kesehatan gaya hidup.

Dalam acara media gathering tersebut juga mengundang dua pelaku UMKM lokal yang bergelut di bidang makmin sehat mendukung pemenuhan gizi nasional dan ketahanan kesehatan masyarakat.

Dua pelaku UMKM tersebut ialah Irene Umar seorang pendiri Loka Padang, uniknya Loka Padang ini merupakan inovasi terbaru dengan menciptakan berbagai olahan masakan khas Nusantara berbahan dasar nabati.

“Kami menggandeng ahli gizi internal untuk memastikan seluruh makanan Loka Padang tetap sehat dan bergizi dengan tidak menggunakan MSG, perasa, pewarna dan pengawet,” jelas Irene.

Iren juga mengungkapkan penjualan Loka Padang juga naik hingga 2 kali lipat sejak bergabung di Tokopedia.

Selanjutnya ada Riza Azyumarridha Azra, di sisi lain, menggandeng ratusan petani singkong melalui Rumah Mocaf untuk membuat modified cassava flour (mocaf) bebas gluten yang diolah menjadi berbagai makanan yang lebih sehat, misalnya, mie, cookies dan masih banyak lagi.

“Berkat Tokopedia, produk Rumah Mocaf yang dipasarkan dengan merek Mocafine bisa dikenal lebih banyak masyarakat, bahkan jumlah transaksi toko bisa naik 25 kali lipat di 2022,” ujar Riza.

Tak lengkap rasanya jika membahas tentang kesehatan tanpa adanya seorang ahli gizi, dalam acara media gathering tersebut juga menghadirkan Dokter Gizi, dr. Juwalita Surapsari, M.Gizi, Sp.GK. Ia membagikan beberapa tips untuk menerapkan gizi seimbang.

Tiga tips mudah menerapkan pola gizi seimbang.

1. Utamakan sumber bahan pangan lokal

“Berdayakan dahulu sumber bahan makanan yang ada di sekitar kita dan mudah dicari sehari-hari. Misalnya, banyak sekali sumber karbohidrat yang mudah ditemukan di Indonesia selain nasi, misalnya umbi-umbian atau makanan berbahan singkong,” jelas dr. Juwalita.

Contoh sumber pangan lokal yang bisa dimanfaatkan masyarakat adalah modified cassava flour (mocaf) bebas gluten yang diusung Rumah Mocaf dan makanan vegan khas Nusantara oleh Loka Padang.

2. Sesuaikan sumber bahan pangan sesuai dengan kriteria gizi seimbang

“Agar pola makan lebih seimbang, perhatikan asupan serat terutama dari sayur dan buah. Batasi gula, garam dan minyak, serta rajin memantau berat badan. Pastikan mengonsumsi makanan dalam kadar seimbang, yakni antara sumber energi, lauk pauk, sayuran dan buah,” tambah dr. Juwalita.

3. Perbanyak protein hewani atau nabati

Menurut Kemenkes RI, standar angka kecukupan protein bagi masyarakat Indonesia adalah 60 gram per hari untuk perempuan dan 65 gram per hari bagi laki-laki.

“Protein diperlukan tubuh untuk mengganti sel-sel yang rusak. Indonesia terkenal dengan sumber protein nabati, mulai dari tahu, tempe, kacang-kacangan dan lain-lain,” tutup dr. Juwalita.[]