News

Tok! Uji Formil Revisi UU KPK Ditolak MK

Dengan demikian maka UU KPK hasil revisi akan tetap berlaku


Tok! Uji Formil Revisi UU KPK Ditolak MK
Personel Brimob Polri melakukan pengamanan di sekitar Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO Majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) hari ini (4/5/2021) secara resmi menolakuji formil Undang-undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU KPK).

"Menolak pokok permohonan untuk seluruhnya," ujar Hakim Anwar Usman saat membacakan putusan pada Selasa (4/5/2021).

Dengan demikian, maka UU KPK hasil revisi itu tetap berlaku menginat putusan MK bersifat final dan mengikat (final and binding).

Sebagai informasi, uji formil ini diajukan oleh 14 orang, tiga di antaranya yakni komisioner KPK periode 2015-2019 yaitu, Agus Rahardjo, Laode M. Syarif, dan Saut Situmorang. Perkara ini teregistrasi dengan nomor 79/PUU-XVII/2019. 

Dalam gugatannya, Agus Rahardjo beserta jajarannya menilai penyusunan revisi UU KPK tidak memenuhi rambu-rambu prosedural formil pembentukan undang-undang. 

Salah satunya adalah penyusunan ini tidak sesuai dengan UU tentang Peraturan Pembentukan Perundang-undangan.

Selain itu, penggugat melihat penyusunan aturan ini cacat prosedural karena tidak melalui proses perencanaan dalam program legislasi nasional (prolegnas) prioritas. Selain itu tidak mengedepankan aspek partisipasi publik.   

Dalam membacakan putusannya, Hakim MK menyebut DPR sudah melibatkan masyarakat dalam bentuk diskusi soal revisi UU KPK. Diskusi-diskusi ini kebanyakan digelar pada 2017. Selain itu, Hakim MK menyebut UU KPK juga sudah masuk prolegnas.

Kendati uji formil ini ditolak, Hakim MK Wahiduddin Abas mengajukan disenting opinion. Dalam pendapatnya, Wahiduddin melihat pembahasan UU KPK ini relatif singkat. Selain itu, ada ketidaksinkronan antara UU dengan naskah akademik.[]

Bayu Primanda

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu