News

TNI-Polri Disebut Tak Terlibat, Rizieq Shihab: Pernyataan Amien Rais Blunder!

Rizieq Shihab menyebut pernyataan Amien Rais soal ketidakterlibatan TNI-Polri dalam peristiwa penambankan laskar FPI km 50 adalah blunder.


TNI-Polri Disebut Tak Terlibat, Rizieq Shihab: Pernyataan Amien Rais Blunder!
Tim Penyelidikan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah mobil yang digunakan oleh polisi dan laskar Front Pembela Islam saat insiden Tol Jakarta-Cikampek di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21/12/2020) (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Hubungan mantan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dengan pendiri Partai Ummat Amien Rais sedikit merenggang. Setelah Amien Rais menyebut TNI-Polri secara kelembagaan tidak terlibat dalam tewasnya laskar FPI di Jalan Tol Jakarta--Cikampek km 50.

Dalam keterangannya, Rizieq Shihab menyampaikan bahwa kesimpulan Amien Rais tersebut blunder dan terlalu prematur.

"Pernyataan AR sangat blunder karena merugikan tim dan korban serta keluarganya, sebaliknya untungkan pihak lawan," kata Rizieq yang disampaikan oleh tim kuasa hukumnya, Aziz Yanuar kepada media, Senin (19/7/2021).

Pernyataan Amien Rais itu dinilai bumerang bagi Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) 6 laskar FPI. Sebab, pernyataan Amien bisa menguatkan skenario rezim via polisi bahwa peristiwa km 50 hanya pelanggaran kriminal biasa. Pernyataan Amien Rais, juga dinilai kontraproduktif sehingga dapat menjadi celah yang dimanfaatkan lawan. 

Dia menyebut, selama ada dugaan keterlibatan sejumlah jenderal yang dilakukan secara sistematis dengan garis hirarki komando dan melibatkan beberapa institusi seperti TNI, Polri, BIN, maka dugaan kemungkinan keterlibatan institusi sangat besar.

"Sekurangnya ada abuse of power dalam institusi TNI dan Polri serta BIN. Karenanya menolak keras pernyataan AR tersebut demi tegaknya keadilan bagi para korban pembantaian km 50 dan keluarganya," tandasnya.

Sebelumnya, anggota Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) Pengawal Rizieq Shihab, Amien Rais, memberikan catatannya terhadap Buku Putih Pelanggaran HAM Berat Pembunuhan Enam Pengawal HRS yang diterbitkan TP3.

Amien Rais mengatakan, bahwa secara kelembagaan TNI dan Polri tidak terlibat, baik dalam pembentukan skenario maupun implementasi peristiwa tewasnya enam pengawal Rizieq beberapa waktu lalu.

Amien menggaris bawahi bahwa seluruh fakta yang disajikan dalam buku tersebut adalah fakta objektif yang sebagian besar datanya bersumber dari sumber primer yakni hasil wawancara dengan para saksi, keluarga korban, video, dan lain sebagainya.

Amien Rais juga bersyukur dan bangga berdasarkan buku tersebut kedua lembaga TNI dan Polri secara kelembagaan tak terlibat dalam peristiwa tersebut.

"Jadi teman-teman TNI dari tiga angkatan dan teman-teman Polri, Anda memang tidak terlibat baik skenario apalagi pelaksanaan," kata Amien.

Kendati demikian, dia tetap mendorong keterbukaan dan kejujuran dalam proses hukum terhadap peristiwa tersebut. Amien tetap berkeyakinan ada pihak-pihak tertentu yang selama ini sengaja membuat kasus tersebut menjadi remang-remang dan terlupakan.[]