News

TNI Lembaga Paling Dipercaya, Parpol Paling Tidak Dipercaya

Hasil survei nasional yang dilakukan Indikator Politik menunjukkan urutan sembilan lembaga yang dipercaya oleh publik, di posisi teratas ditempati TNI


TNI Lembaga Paling Dipercaya, Parpol Paling Tidak Dipercaya
Ilustrasi: Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat menghadiri pada rapat kerja dengan Komisi I DPR di kompleks parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (2/6/2021). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Hasil survei nasional yang dilakukan Indikator Politik menunjukkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi lembaga yang paling dipercaya oleh publik. Sebanyak 90% responden menyatakan percaya dengan TNI.

Survei dilakukan dengan wawancara melalui telepon pada 17-21 September 2021 terhadap 1.200 responden dengan menggunakan metode simple random sampling. Margin of error survei sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

"Kepercayaan pada lembaga tergolong tinggi, terutama pada TNI. Percaya atau cukup percaya (terhadap lembaga TNI) 90 persen, sedikit percaya 7 persen, tidak tahu atau tidak menjawab 3 persen," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi dalam konfensi pers yang disiarkan secara daring, Minggu (26/9/2021).

Lembaga di urutan berikutnya yang paling dipercaya publik adalah Presiden dan Polri. Hasil survei memotret 82% responden percaya dengan presiden, 15% sedikit percaya dan 1% tidak percaya sama sekali, 2% tidak menjawab atau tidak tahu. Adapun responden yang menjawab percaya terhadap Polri sebanyak 71%, sedikit percaya 24%, tidak percaya 1%, dan tidak menjawab 3%.

Di posisi berikutnya adalah KPK dan Kejaksaan. Sebanyak 65% responden percaya terhadap KPK, 26% sedikit percaya, 4% tidak percaya dan sisanya tidak menjawab. Adapun terhadap kejaksaan, 61% percaya atau cukup percaya, 25% sedikit percaya, 5% tidak percaya sama sekali dan 9% tidak menjawab.

"Sementara itu, kepercayaan pada MPR, DPD, DPR dan partai politik lebih rendah," ungkap Burhanuddin.

Burhanuddin merinci kepercayaan terhadap MPR sebesar 57%, DPD 52%, DPR 50% dan parpol 48%. Sementara ada 9% responden yang tidak percaya sama sekali terhadap DPR dan parpol.

Hasil survei juga memotret seberapa kompak Polri dan TNI dalam menjaga keamanan selama masa wabah Covid-19 berlangsung. Hasil survei menunjukkan mayoritas menilai Polri dan TNI cukup atau sangat kompak. 

"Menjawab sangat kompak 14,8 persen, cukup kompak 68,5 persen, kurang kompak 7,9 persen, tidak kompak 0,6 persen dan sisanya tidak tahu atau tidak menjawab," demikian kata Burhanuddin Muhtadi.[]