News

TKN Jokowi Bantah Kartu Pra Kerja untuk Tarik Suara Kaum Pengangguran


TKN Jokowi Bantah Kartu Pra Kerja untuk Tarik Suara Kaum Pengangguran
Anggota DPR Fraksi Golkar Ace Hasan Sadzily saat menjadi pembicara dalam diskusi forum Legislasi di media center, Nusantara III, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan Jakarta, Selasa (23/10/2018). Dalam diskusi ini mengambil tema (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Program Kartu Pra Kerja disebut bukan bertujuan untuk menarik suara kalangan pengangguran di Pilpres 2019.

Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, TB Ace Hasan Syadzily, saat membantah isu atau kabar yang menyatakan bahwa kartu yang wacanakan Jokowi tersebut hanya untuk kepentingan sesaat saja seperti menarik suara di Pilpres 2019.

Ace mengungkapkan bahwa Kartu Pra Kerja tersebut sebagai solusi jangka panjang dalam mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia.

"Ini adalah solusi jangka panjang karena orientasi dari pemerintahan Jokowi 5 tahun ke depan adalah pengembangan sumber daya manusia," ungkapnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (8/3/2019).

Politisi dari Partai Golkar itu pun mencontohkan misalnya ada lulusan SMK yang ingin mencari kerja, maka bisa memanfaatkan kartu tersebut. Menurut Ace, lulusan SMK tersebut akan diberikan keterampilan dan pelatihan khusus agar bisa bersaing dalam mencari pekerjaan.

"Jadi ini sebetulnya tidak hanya kaitannya dengan mengatasi pengangguran, tetapi ini adalah cara yang kami tawarkan untuk rakyat Indonesia agar mereka betul-betul menjadi tenaga kerja yang terampil dengan kartu prakerja ini," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Ace juga menyinggung tentang perbaikan kurikulum SMK di masa pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla (JK). Menurutnya, muatan kurikulum saat ini lebih banyak diarahkan pada pendidikan vokasi.

Hal itu, lanjut Ace, terbukti dari banyaknya lulusan SMK yang telah cepat terserap oleh dunia kerja karena memiliki kemampuan dan keterampilan yang bagus.

"Nah ini kita akan perbaiki untuk kemudian kita sempurnakan dengan Kartu Pra Kerja," katanya.

Ace menegaskan bahwa jika terpilih di Pilpres 2019, Jokowi-Ma'ruf akan fokus dan menggelontorkan anggaran secara besar-besaran untuk membangun SDM Indonesia.

"Di era Pak Jokowi satu periode kemarin lebih banyak pada infrastruktur, maka pada periode kedua skema anggaran lebih diarahkan kepada sumber daya manusia," ungkapnya.[]