News

Tito Usulkan Jokowi Keluarkan Inpres Terkait Pembangunan Wilayah di Perbatasan Negara


Tito Usulkan Jokowi Keluarkan Inpres Terkait Pembangunan Wilayah di Perbatasan Negara
Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Tito Karnavian, menjelaskan target pembangunan di wilayah perbatasan, Rabu (11/3/2020) (AKURAT.CO/Faqih Fathurrahman)

AKURAT.CO, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Perbatasan (BNPP) Tito Karnavian mengatakan akan mengusulkan Presiden Joko Widodo untuk mengeluarkan intruksi presiden atau peraturan presiden sebagai payung hukum dalam melakukan pembangunan wilayah perbatasan.

"Saya akan meminta waktu jelasin saat ratas (Rapat Terbatas). Kalau disetujui kami akan usulkan untuk menginpreskan atau perpres supaya memiliki landasan hukum yang kuat terkait pembangunan kecamatan-kecamatan ini," katanya, di Jakarta, Rabu (11/3/2020).

Hal itu dimaksudkan agar pembangunan sesuai dengan roadmap. Mengingat anggaran yang dikeluarkan pemerintah cukup besar, yakni RP 24 Triliun per wilayah perbatasan.

Sementara itu diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mejelaskan, pembangunan di wilayah perbatasan harus memprioritaskan kebutuhan masyarakat setempat. Pasalnya, pembangunan di wilayah perbatasan berbeda-beda kebutuhannya antara yang satu dengan yang lain.

Mahfud menyebut, anggaran yang digelontorkan pemerintah untuk membangun perbatasan cukup besar.

"Kita punya anggaran untuk pembangunan di perbatasan sebesar Rp 24,3 triliun," katanya di Jakarta, Rabu (11/3/2020).

Mahfud menuturkan, prioritas pembangunan di wilayah perbatasan merupakan intruksi langsung dari Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas atau ratas yang digelar beberapa waktu lalu di istana presiden.

Untuk itu, lanjut Mahfud, kementerian dan lembaga harus saling bahu membahu guna mewujudkan pemerataan pembangunan di wilayah perbatasan.

"Jangan lagi ada ego sektoral antar kementerian dan lembaga, semua harus terintegrasi termasuk soal anggaran biar terasa dan terlihat pembangunannya," ungkapnya.[]

Ridwansyah Rakhman

https://akurat.co