Tech

Titipku, Solusi Aman dan Mudah Belanja Online di Tengah Pandemi Covid-19


Titipku, Solusi Aman dan Mudah Belanja Online di Tengah Pandemi Covid-19
Titipku, startup digital dari Yogyakarta yang mengembangkan aplikasi digitalisasi UMKM Indonesia berkomitmen menggerakkan roda ekonomi di tengah pandemi corona (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Pandemi virus korona (COVID-19) yang melanda hampir seluruh belahan dunia telah membuat aktivitas roda perekonomian negara-negara yang terdampak nyaris berhenti total.

Kondisi ini bukan saja berimbas terhadap berhentinya produksi barang-barang ekonomi tetapi juga terganggunya distribusi hingga sampai konsumen.

Keadaan darurat seperti saat ini membuat berkurangnya aktivitas masyarakat di luar rumah. Pelaku UMKM turut merasakan dampak dari adanya pandemi COVID-19.

Bahkan, tidak sedikit UMKM yang harus menghentikan aktivitas pemasarannya.

Sementara itu, masyarakat Indonesia saat ini membutuhkan aneka sembako untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari selama masa physical distancing.

Belanja online (daring) dapat menjadi solusi yang cukup efektif menangani hal tersebut. Melalui situs belanja online, masyarakat dapat meminimalisir kemungkinan penularan COVID-19.

Titipku sebagai perusahaan berbasis aplikasi juga terus berupaya untuk meningkatkan sektor perekonomian
Indonesia melalui UMKM, dengan turut berkontribusi untuk membantu pengguna aplikasi Titipku (konsumen/ pelanggan) berbelanja kebutuhan sehari-hari dari pasar tradisional secara online selama masa pademi ini.

“Physical distancing dan work from home saat ini masih berjalan sesuai dengan imbauan pemerintah.

Kami berkomitmen untuk membantu UMKM maupun masyarakat khususnya pengguna aplikasi Titipku. Dari sisi konsumen, mereka tetap bisa mendapatkan barang yang dibutuhkan," ujar CEO Titipku Henri Suharja, Rabu (22/4/2020).

“Sedangkan dari sisi UMKM, mereka tetap bisa mendapatkan pemasukan karena transaksi jual beli masih berjalan meski tidak bertatap muka secara langsung,” imbuhnya.

Lebih lanjut dikatakan Henri, Titipku ini berbeda dengan aplikasi belanja online lainnya, di mana konsumen terbebani dengan biaya ongkos kirim yang disesuaikan dengan jarak.

Pada sistem belanja online Titipku, konsumen dapat menentukan sendiri besaran ongkos kirim karena store-store UMKM tersebar di beberapa lokasi yang dekat dengan peemukiman warga.

“Membeli kebutuhan sehari-hari melalui Titipku, dapat menjadi salah satu cara untuk pelaksanaan social distancing yang efektif. Kami sangat mendukung hal itu.

Di satu sisi, kami tetap memberikan prosedur keselamatan dan kesehatan bagi para Jatiper (pengantarbarang) yang bertugas,” ungkapnya.[]