News

Titik Api Terpantau di Lereng Barat Daya Gunung Merapi

BPPTKG menjelaskan, titik api dipicu lontaran lava.


Titik Api Terpantau di Lereng Barat Daya Gunung Merapi
Gunung Merapi (Twitter/BPPTKG)

AKURAT.CO Fenomena titik api teramati di area vegetasi sebelah barat daya Gunung Merapi pada 25 dan 26 Juni 2021.

Kepala BPPTKG Yogyakarta, Hanik Humaida menyebut titik api ini teramati pada 25 Juni pukul 22.49 WIB dan 26 Juni pagi. Ia menjelaskan, titik api dipicu lontaran lava.

"Titik api tersebut merupakan kebakaran vegetasi yang dipicu oleh lontaran lava dari guguran lava pijar," kata Hanik Humaida lewat keterangannya, Senin (26/7/2021).

"Minggu ini aktivitas guguran lava pijar terjadi cukup intensif dengan arah dominan ke barat daya, dengan jarak luncur maksimal 2 ribu meter," sambung dia.

Hanik menuturkan, vegetasi di lereng Merapi cenderung kering selama musim kemarau ini. Sehingga mudah sekali terbakar ketika tersulut api.

"Tidak adanya hujan membuat vegetasi di lereng Merapi menjadi kering sehingga sangat mudah terbakar ketika tersulut api," terangnya.

BPPTKG sejauh ini masih mempertahankan status Siaga (Level III) pada Gunung Merapi. Masyarakat diminta agar tetap waspada.

Saat ini, potensi bahaya berupa guguran lava dan awan panas pada sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal 3 kilometer ke arah Sungai Woro. Serta ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh 5 kilometer.

Untuk lontaran material vulkanik manakala terjadi letusan eksplosif diperkirakan mampu mencapai radius 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi.[]