Ekonomi

Terjerat Kredit Macet 58 Juta Dollar dari Bank Plat Merah, Titan Infra Energy Fokus Siapkan Restrukturisasi

Terjerat Kredit Macet 58 Juta Dollar dari Bank Plat Merah, Titan Infra Energy Fokus Siapkan Restrukturisasi
Kantor pusat Bank Mandiri di Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (19/7/2018). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO PT Titan Infra Energy (TIE) memilih fokus pada proses restrukturisasi kredit kepada kreditur sindikasi. Darwan Siregar menegaskan, perusahaan yang dipimpinnya tetap jalan terus dan tidak terganggu proses hukum dengan pengajuan praperadilan.

"Kami berusaha untuk tidak berpikir soal-soal lain di luar urusan penyelesaian hutang dengan sindikasi bank", kata Darwan, Sabtu  (24/09).

Kegiatan teknis seluruh perusahaan, baik yang ada di daerah Sumatera maupun di Jakarta, tetap berlangsung seperti biasanya. Terlebih lagi, menurut Darwan, penyiapan proses restrukturisasi tidak dapat disambi dengan hal-hal teknis lain.

baca juga:

"Kalau dilakukan pararel dengan beberapa pekerjaan lain, kami justru khawatir malah tidak fokus dan banyak distracted," jelas Darwan.

Secara umum ada beberapa hal dari proposal restrukturisasi yang memang membutuhkan perhatian lebih. Ada faktor kehati-hatian terkait penentuan forecast bunga dan amortisasi, harga batubara, proyeksi penjualan, hingga laporan keuangan.

Proposal restrukturisasi yang diajukan Titan telah diterima oleh bank pelat merah. Kabar terakhir, masih menurut Darwan, sedang diproses oleh bank tersebut.

"Mudah-mudahan informasi itu benar adanya. Dengan adanya proses restru maka Titan dapat lebih cepat kembali beroperasi tanpa gangguan sehingga akan memberikan dampak yang baik kepada seluruh pihak," harap Darwan.

Diharapkan proses pembicaraan secara detail dapat berjalan tanpa kendala berarti. Terlebih menurut Darwan hingga tahun 2022 berjalan Titan mampu memenuhi kewajiban pembayaran hingga US$ 58 juta.[]

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.
Sumber: Warta Ekonomi