Olahraga

Tiru Olimpiade Tokyo 2020, Peserta PON Papua Bakal Dikarantina 5 Hari

Metode ini berhasil membuat Olimpiade sukses menekan penyebaran COVID-19


Tiru Olimpiade Tokyo 2020, Peserta PON Papua Bakal Dikarantina 5 Hari
Venue Sofball (ISTIMEWA)

AKURAT.CO Pekan Olahraga Nasional (PON) secara resmi akan tetap dihelat di tengah pandemi COVID-19. Sejumlah persiapan terus dikebut mengingat waktu pelaksaan PON semakin mendekat.

Demi mencegah penularan COVID-19, panitia pelaksana menerapkan aturan karantina selama lima hari bagi para atlet peserta PON sebelum terbang ke Papua. 

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Marciano Norman dalam acara talkshow 'Persiapan Penerapan Prokes COVID-19 PON XX Papua, Bercermin Dari Olimpiade Tokyo' pada Rabu (15/9/2021) menjelaskan, metode ini tak lepas dari kesuksesan penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020 yang berakhir 8 Agustus lalu.

Saat itu, Jepang memberlakukan aturan bagi setiap negara peserta yang masuk dalam zona merah maka dikarantina selama tujuh hari. Sedangkan negara yang status penularannya ringan tingkat hanya karantina tiga hari.

"Hal itu menjadi pertimbangan kami (dalam menerapkan protokol kesehatan untuk diterapkan di PON) tapi sementara ini kami mengambil lima hari karantina untuk seluruh kontingen yang berangkat ke Papua dan melakukan PCR test," ujar Marciano.

Setelah tiba di Papua, para peserta PON akan menjalani swab-antigen demi memastikan kondisi kesehatan para atlet.

"Lalu setibanya di sana mereka (para peserta daerah) akan melakukan swab-antigen untuk meyakinkan kontingen yang berangkat ke Papua dalam kondisi kesehatan terbaiknya. Kemudian masyarakat di Papua juga aman karena datang tidak membawa penyakit," ujarnya.

Marciano mengatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan BNPB Indonesia selaku Satgas COVID-19 terkait aturan yang bakal diterapkan.

"Apakah yang dilakukan ini sudah cukup baik atau belum. Jika belum, besok rencananya saya akan rapat dengan KONI Provinsi agar masukan dari kegiatan ini diupayakan semaksimal mungkin," kata dia.

Selain karantina, PON Papua juga menerapkan sistem bubble (gelembung) bagi kontingen peserta. 

"Jadi dari bandara menuju perkampungan atlet, kemudian dari wisma atlet menuju venue berlatih dan bertanding. Sedangkan pada masa bertanding yang terlibat body contact, para peserta akan melakukan swab antigen dulu."

PON Papua akan dilangsungkan pada 2-15 Oktober 2021. Multi cabang nasional empat tahunan itu akan mempertandingkan 37 cabang olahraga. 

Adapun lokasi pertandingan akan berlangsung di empat klaster yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, serta Merauke.[]