Ekonomi

Tiru KAI, ASDP Bakal Hanya Jual Tiket Online Mulai 1 Maret 2020


Tiru KAI, ASDP Bakal Hanya Jual Tiket Online Mulai 1 Maret 2020
Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (6/2/2020) (AKURAT. CO/Atikah Umiyani)

AKURAT.CO, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tengah gencar melakukan digitalisasi dalam segi pelayanan. Salah satunya terkait pembelian tiket penumpang yang mulai 1 maret 2020 mendatang tidak lagi dapat dilakukan secara langsung.

"1 Maret nanti dilaunching sama Menhub, jadi enggak ada orang go show. Nanti akan ada pelabuhan. Karena semua online. No Go Show dan very eazy. Jadi kita bikin reservasi online," jelas Direktur Utama ASDP Ira Puspadewi di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (6/2/2020).

Ira mengatakan kebijakan itu diterapkan guna memudahkan masyarakat dalam melakukan reservasi. Selain itu, agar pendataan manifes penumpang dapat dilakukan secara lebih baik.

Terkait biaya digitalisasi, Ira menyebut sejatinya ASDP hanya memperbaiki cara operasional. Sehingga, tidak ada biaya super signifikan yang bakal dikeluarkan oleh perseroan.

"Kita mengubah sistem operasi kita dari go show jadi reservasi online. Semua ada biayanya, untuk yang reservasi itu enggak ada biaya yang super signifikan karena itu perbaikan cara operasi kita," ujarnya.

Ira mengungkapkan untuk saat ini prosesnya masih akan menggunakan website milik perseroan atau gerai offline seprerti Alfamart dan Kantor Pos.

"Ada online dan offline, ada aplikasi. Misalnya kalau di Timur itu akan lihat kantor pos relevan banget. Di Kupang NTT sampai Labuan Bajo penumpang tidak perlu ke pelabuhan lagi tapi beli di kantor pos," ungkapnya.

Namun demikian, perseroan tidak menutup kemungkinan bahwa kedepan akan bekerjasama dengan online travel agent (OTA) seperti Traveloka, dan Tiket.com.

"Kita menjajaki itu, saat ini kita menggunakan website sendiri plus dengan menggunakan gerai-gerai offline misalnya kantor pos," imbuhnya.

Ira pun berharap dengan adanya transformasi digitalisasi ini dapat mengurangi jumlah antrian karena orang akan beralih menggunakan reservasi online.

"Dengan reservasi online, lebaran nanti sudah enggak ada puluhan orang antri berkilo-kilo, berjam-jam karena reservasi online. Ini enggak gampang juga tapi kita bertekad serius untuk game changer lain hasil transformasi prosesnya," tuturnya. 

 
Lebih lanjut Ira mengkalim saat ini ASDP telah naik level secara peradabannya. Ia pun mengaku tidak malu untuk mengatakan bahwa ASDP mengikuti jalur yang telah ditempuh oleh KAI terutama soal transformasi digitalisasi. 
 
"Kami sekarang sudah naik lah level peradabannya, kami tidak malu untuk bilang kami mengikuti jalur yang sudah ditempuh oleh KAI. Kalau temen-temen sudah lahir saat itu, pemandangan kereta yang banyak orang di atap, rasanya jauh dari beradab, sekarang sudah engga. Nah, ASDP ingin kita kesana. Nah itu yang kita sebut game changer," pungkas Ira.[]