Ekonomi

Tips Sukses Buat Kamu yang Ingin Berbisnis Makanan Ringan


Tips Sukses Buat Kamu yang Ingin Berbisnis Makanan Ringan
Barang UMKM yang dijual di Gerai OK OCE yang berlokasi di Cikajang, Kebayoran Baru, Jakarta, Sabtu (15/9/2018). Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno berencana mematangkan konsep OK OCE untuk dibawa ke ranah nasional. Namun, ia menyarankan agar tak terburu-buru dalam merencanakan konsepnya. (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO Bisnis makanan ringan merupakan bisnis berskala rumah tangga, namun dapat memiliki prospek keuntungan yang besar jika dibina dengan benar. Permintaan pasar untuk makanan ringan tidak bisa dipungkiri semakin dinikmati dan bahkan menjadi hobi bagi sebagian orang.

Penikmat makanan ringan, kini bukan hanya anak-anak, tetapi juga remaja, dewasa hingga orang tua. Maka tidak heran jika pelaku bisnis makanan ini saat seringkali kebanjiran pelanggan.

Apalagi melihat beragamnya jenis makanan ringan di Indonesia mulai dari keripik, gorengan, siomay batagor yang dijual dengan berbagai variasi harga. Membuat peluang bisnis makanan ringan ini semakin terbuka lebar bagi Anda yang baru akan memulai bisnis ini.

baca juga:

Bisnis makanan ringan memerlukan ketekunan dan manajemen yang baik. Kebanyakan pengusaha sukses makanan ringan merupakan pengusaha yang sudah lama berjualan dan memiliki pelanggan tetap, ditambah makanan ringan yang dipasarkan sangat inovatif serta rasanya enak karena kunci utama bagi para pemula dalam bisnis makanan ringan adalah kreatif dan inovatif.

Ada banyak hal yang mempengaruhi kesuksesan seorang pemula dalam bisnis makanan ringan, diantaranya:

1. Punya Kualitas Bagus

Makanan ringan yang akan dijual harus memiliki kualitas yang bagus, baik dari segi bahan yang digunakan, segi pengolahan maupun segi pengemasan. Bahan yang digunakan haruslah bahan yang higienis dan tidak mengandung zat yang berbahaya.

Cara pengolahannya harus sesuai aturan, misalnya goreng lah camilan dengan minyak yang berkualitas dan diganti secara berkala. Kemudian kemaslah makanan ringan yang sudah digoreng dengan menggunakan kemasan yang baik dan menarik.

2. Punya nilai keunikan dan Inovasi 

Bisnis makanan ringan jika tidak mempunyai nilai jual dalam inovasi dan keunikan tersendiri, maka akan mudah dilupakan pelanggan. Sehingga membuat keunikan wajib jika betul-betul menggeluti bisnis ini, Anda bisa mulai dengan rasa berbeda, kemasan menarik atau jenis branding unik yang buat masyarakat penasaran.

Jadi tidak masalah produk yang dijual sudah ada di pasaran, asalkan produk yang dijual tersebut berbeda secara inovasi dengan produk yang sudah beredar.

3. Ciptakan loyalitas pelanggan

Layani pelanggan dengan sangat baik dan bijaksana, tidak peduli Anda kenal atau tidak dengan pelanggan tersebut. Ciptakan kesan yang mendalam kepada pelanggan, dengan senyum dan sapa bukan hanya sekedar kata-kata, sehingga pelanggan dengan senang hati akan berkunjung kembali.

Selain itu, manfaatkan media sosial untuk membranding makanan ringan yang dijual untuk menciptakan hubungan yang dekat dengan pelanggan. Sebab hal ini akan memberikan dampak positif, seperti iklan gratis dari mulut ke mulut pelanggan. Iklan dari mulut ke mulut terbukti sangat efektif untuk menjaring pelanggan lain serta meningkatkan penjualan.

4. Cari segmen pasar yang benar

Strategi penjualan yang bagus akan mempengaruhi perkembangan usaha kedepannya, karena itu sebagai pemula bisnis makanan ringan, Anda harus bisa membangun strategi penjualan yang tepat serta mampu membaca pasar untuk meningkatkan penjualan. Seperti memberi diskon, menambah bobot makanan, atau dengan membagikan sampel produk secara gratis kepada masyarakat di area yang menjadi pangsa pasar.

5. Harga yang bersaing

Makanan ringan selalu identik dengan harganya yang murah, untuk itu pertimbangkan memberikan harga yang terjangkau sesuai dengan segmen pasar yang Anda icar. Jika harga anda sudah bersaing, konsumen pasti akan mempertimbangkan membeli makanan Anda.[]