Lifestyle

Tips Orang Tua Bisa Berikan Izin Anak Remajanya Bermain

Tips Orang Tua Bisa Berikan Izin Anak Remajanya Bermain
Ilustrasi ibu dan anaknya yang remaja (SHUTTERSTOCK)

AKURAT.CO  Saat anak mulai berusia belasan tahun alias remaja, dia lebih menghabiskan waktu bersama teman-temannya. 

Sebab, Saat remaja anak mulai mandiri dan memisahkan diri dari orangtua. Anak lebih mendedikasikan dirinya kepada teman-teman kelompoknya.

Akan tetapi, dalam kasus beberapa anak remaja, sikap mereka bisa berubah karena pengaruh dari teman-teman kelompoknya.

baca juga:

Menurut Psikolog Remaja dan Keluarga Ui Birowo dalam unggahan reels di akun Instagramnya, dikarenakan kasus perubahan sikap tersebut maka orang tua jadi susah kasih kepercayaan ketika anak ingin main dengan temannya.

"Kasih kepercayaan (pergi bersama teman) buat anak remaja tuh bener-bener ga gampang," tulis Ui di kolom keterangan unggahan reels-nya, dikutip pada Senin (18/9/2022).  

Psikolog yang akrab disapa Bubu Ui ini, mengatakan banyak faktor alasan kenapa orang tua tidak memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada anak remajanya, buat bermain bersama teman-temannya

"Menurut bubu, faktornya banyak banget mulai dari zaman yang udah makin berubah, segala informasi udah bisa diterima dengan mudah, peer presure, jadi bubu tuh kadang suka worry kalo anak udah izin buat nongkrong sama temen-temennya," ujarnya.

Meski orang tua tidak mudah memberikan kepercayaan, tetapi orang tua tidak boleh membatasi anak.

"Tapi, sebagai orang tua juga bubu sadar, kalau orang tua gak boleh egois. Ya namanya remaja pasti lagi seneng-senengnya buat main & hang out sama temen," jelasnya.

Bubu Ui pun memberikan empat tips, bagaimana orang tua bisa memberi izin bermain kepada anak remajanya, meski masih belum percaya dengan teman atau teman sekelompoknya.

1. Orang tua tetep harus tau temen bermainnya siapa dan mainnya kemana.

2. Orang tau perlu berani bertanya, dengan siapa anaknya bermain dan bakal main kemana. Agar mengetahui, siapa teman yang mengajak atau diajak anak untuk bermain. Namun, orang tua melakukan itu dengan nada lembut, agar anak bisa lebih terbuka menjawabnya.  

3. Pulang sesuai jam yang udah disepakati di awal

4. Sebelum anak pergi main bersama temannya, buatlah kesepakatan kapan anak harus pulang dan sampai di rumah. 

5. Jalan atau nongkrong sama temennya tidak setiap minggu

6. Batasi anak untuk tidak main tiap minggu, ini bisa dimanfaatkan orang tua untuk lebih akrab lagi dengan anak di rumah.

7. Wajib jalan sama orang tua tiap bulan

8. Orang tua juga harus bisa mengatur kapan waktu untuk pergi bersama anak, ini juga bisa menjadi cara menjalin kedekatan dengan anak dan mengetahui bagaimana teman-teman dari anak melalui obrolan ringan.

"Jadi, bubu juga bisa monitor terus nih kegiatannya," pungkasnya.